Browsing Category: "Keperawatan"

Jurnal Keperawatan Insomnia dan Depresi

10th December 2012 Cat: Keperawatan with Comments Off

Jurnal Keperawatan Insomnia dan Depresi Penelitian sosiologis pada tahun 2002 mengungkapkan bahwa sebagian besar lansia mengaku bahwa mereka minder dan tidak pantas untuk aktif pada masyarakat. Konsekuensinya adalah mereka merasa kesepian dan depresi. Depresi adalah gangguan emosional yang bersifat tertekan, sedih, tidak bahagia, tidak berharga, tidak berarti, tidak mempunyai semangat dan pesimis terhadap hidup mereka. Depresi adalah suatu bentuk gangguan kejiwaan dalam alam perasaan.

Jurnal Keperawatan Insomnia dan Depresi Berdasarkan DSM IV ( diagnosis and statistical manual of mental disorders IV), disebut sebagai depresi berat bila ditemukan 5 dari gejala-gejala ini: mood depresi hampir sepanjang hari, insomnia atau hipersomnia, hilang minat dan rasa senang secara nyata dalam aktivitas normal, berat badan menurun atau bertambah, agitasi atau retardasi psikomotor, kelelahan atau tidak punya tenaga, sulit konsentrasi, rasa tidak berguna atau rasa bersalah yang berlebihan, pikiran berulang tentang kematian, percobaan/ide bunuh diri dan gejala-gejala ini bukanlah akibat dari tindakan medis atau karena pengaruh zat kimia.

Berdasarkan ICA 10 (International Classification of diseases 10), gangguan depresi ada 3 gejala utama yaitu: mood terdepresi, hilang minat dan semangat, hilang tenaga dan mudah lelah, disertai gejala lain yaitu: konsentrasi dan harga diri yang menurun, perasaan bersalah, pesimis memandang masa depan, ide bunuh diri atau menyakiti diri sendiri, pola tidur berubah, dan nafsu makan berkurang.

Jurnal Keperawatan Insomnia dan Depresi Tidur merupakan suatu proses otak yang dibutuhkan oleh seseorang untuk dapat berfungsi dengan baik. Masyarakat awam belum begitu mengenal gangguan tidur sehingga jarang mencari pertolongan. Pendapat yang menyatakan bahwa tidak ada orang yang meninggal karena tidak tidur adalah tidak benar. Beberapa gangguan tidur dapat mengancam jiwa baik secara langsung (misalnya insomnia yang bersifat keturunan dan fatal dan apnea tidur obstruktif) atau secara tidak langsung misalnya kecelakaan akibat gangguan tidur.

Di Amerika Serikat, biaya kecelakaan yang berhubungan dengan gangguan tidur per tahun sekitar seratus juta dolar. Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan. Setiap tahun diperkirakan sekitar 20%-50% orang dewasa melaporkan adanya gangguan tidur dan sekitar 17% mengalami gangguan tidur yang serius. Prevalensi gangguan tidur pada lansia cukup tinggi yaitu sekitar 67 %. Walaupun demikian, hanya satu dari delapan kasus yang menyatakan bahwa gangguan tidurnya telah didiagnosis oleh dokter.Lansia dengan depresi, stroke, penyakit jantung, penyakit paru, diabetes, artritis, atau hipertensi sering melaporkan bahwa kualitas tidurnya buruk dan durasi tidurnya kurang bila dibandingkan dengan lansia yang sehat. Gangguan tidur dapat meningkatkan biaya penyakit secara keseluruhan. Gangguan tidur juga dikenal sebagai penyebab morbiditas yang signifikan.

Jurnal Keperawatan Insomnia dan Depresi Ada beberapa dampak serius gangguan tidur pada lansia misalnya mengantuk berlebihan di siang hari, gangguan atensi dan memori, mood depresi, sering terjatuh, penggunaan hipnotik yang tidak semestinya, dan penurunan kualitas hidup. Angka kematian, angka sakit jantung dan kanker lebih tinggi pada seseorang yang lama tidurnya lebih dari 9 jam atau kurang dari 6 jam per hari bila dibandingkan dengan seseorang yang lama tidurnya antara 7-8 jam per hari. Berdasarkan dugaan etiologinya, gangguan tidur dibagi menjadi empat kelompok yaitu, gangguan tidur primer, gangguan tidur akibat gangguan mental lain, gangguan tidur akibat kondisi medik umum, dan gangguan tidur yang diinduksi oleh zat.

Gangguan tidur-bangun dapat disebabkan oleh perubahan fisiologis misalnya pada proses penuaan normal. Riwayat tentang masalah tidur, higiene tidur saat ini, riwayat obat yang digunakan, laporan pasangan, catatan tidur, serta polisomnogram malam hari perlu dievaluasi pada lansia yang mengeluh gangguan tidur. Keluhan gangguan tidur yang sering diutarakan oleh lansia yaitu insomnia, gangguan ritme tidur, dan apnea tidur

skripsi tentang insomnia, pengertian bushing, jurnal keperawatan tumor paru, tesis depresi, tesis jurnal hipertensi

Jurnal Keperawatan Indonesia

9th December 2012 Cat: Keperawatan with Comments Off

Jurnal Keperawatan Indonesia (JKI) mempublikasikan artikel hasil karya ilmiah dalam bidang keperawatan yang meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan dan pendidikan keperawatan. Jenis artikel yang diterima redaksi adalah hasil penelitian dan ulasan tentang iptek keperawatan (untuk tinjauan kepustakaan dan lembar metodologi).

Jurnal Keperawatan Indonesia Naskah atau manuskrip yang dikirim ke Jurnal Keperawatan Indonesia adalah karya asli dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Naskah yang telah diterbitkan menjadi hak milik redaksi dan naskah tidak boleh diterbitkan lagi dalam bentuk apapun tanpa persetujuan dari redaksi. Naskah yang pernah diterbitkan sebelumnya tidak akan dipertimbangkan oleh redaksi.

Jurnal Keperawatan Indonesia Naskah harus ditulis dalam bahasa Indonesia, dengan judul dan abstrak dalam bahasa Indonesia dan Inggris dengan format seperti yang tertuang dalam panduan ini. Penulis harus mengikuti panduan di bawah ini untuk mempersiapkan naskah yang akan dikirim ke redaksi. Semua naskah yang masuk akan disunting oleh 1 editor teknis, 1 penyunting ahli dan 2 mitra bestari. JKI akan mengirimkan naskah kepada reviewer secara anonim sehingga identitas penulis dan reviewer dapat dijaga kerahasiaannya.

PENGIRIMAN NASKAH/ MANUSKRIP

Kirimkan naskah/ manuskrip kepada:

Sekretariat Jurnal Keperawatan Indonesia
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Kampus FIK UI Depok, Jawa Barat Kode Pos 16424
Atau melalui email: redaksi_jki@yahoo.com

Jurnal Keperawatan Indonesia Penulis harus menyertakan informasi mengenai jenis artikel (hasil riset, ulasan, atau tinjauan pustaka) dan kirim dalam bentuk hardcopy, soft copy dalam CD atau dikirim melalui email. Setelah naskah diterima, chief editor akan mengirimkan naskah kepada editor tekhnis untuk proses lebih lanjut. Berdasarkan komentar dari editor tekhnis dan reviewer, dan ketua editor akan membuat keputusan terhadap naskah yang dikirim.

PERSIAPAN NASKAH/ MANUSKRIP

Jenis Manuskrip:

  1. Artikel lengkap hasil riset
  2. Tinjauan pustaka
  3. Lembar metodologi

Format Manuskrip:

  1. Manuskrip ditulis dalam ukuran font 12 jenis huruf Times New Roman, spasi ganda, pada kertas ukuran A4, batas tulisan pada empat sisi berjarak 2 cm
  2. Nomor halaman ditulis pada pojok kanan atas
  3. Gambar dan tabel dikelompokkan tersendiri dan diletakkan pada bagian akhir naskah setelah daftar rujukan
  4. Untuk soft copy, penulis harus memastikan file yang dikirim bebas virus.

Bagian dari manuskrip/ naskah ditulis dengan urutan sebagai berikut:

  1. Judul
  2. Data lengkap penulis
  3. Abstrak
  4. Kata kunci
  5. Latar Belakang
  6. Metode
  7. Hasil
  8. Pembahasan
  9. Kesimpulan (termasuk di dalamnya saran)
  10. Daftar pustaka
  11. Gambar dan judul gambar
  12. Tabel dan judul tabel

Format penulisan dan uraian bagian manuskrip/ naskah:

Judul. Berisi judul manuskrip dan tidak menggunakan singkatan. Judul tidak boleh lebih dari 14 kata atau tidak melebihi 50 karakter. Lengkapi setiap halaman dengan judul pendek sebagai page header. Tidak ada halaman.

Data penulis. Nama lengkap penulis (tanpa singkatan) beserta gelar dan alamat lengkap penulis (termasuk kode pos). Untuk korespondensi penulis, lengkapi dengan nomor telepon, faksimili, dan alamat e-mail. Contoh: Ananda Anindita, Keilmuan Dasar Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Kampus FIK UI Depok, 16424. Telp. (021)78849120 ext. 114, Fax. (021)78849121. E-mail: anandaanindita@ui.edu

Abstrak. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jumlah kata tidak melebihi 250 kata, tidak ada rujukan, tidak menggunakan angka, singkatan, akronim atau hasil pengukuran kecuali sangat penting. Abstrak harus dimulai/ diawali dengan kalimat pendahuluan yang jelas yang terdiri atas dua atau tiga kalimat yang menjelaskan latar belakang riset. Selanjutnya diikuti dengan uraian mengenai masalah atau tujuan riset dan metode. Hasil yang ditulis adalah hasil riset yang diperoleh untuk menjawab masalah riset secara langsung. Tuliskan satu atau dua kalimat untuk mendiskusikan hasil dan kesimpulan. Penyunting mempunyai hak untuk menyunting Abstrak dengan alasan untuk kejelasan naskah.

Kata kunci. Pilihlah maksimal enam kata, kata kunci pertama adalah yang paling penting.Urutkan berdasarkan abjad.

Latar Belakang. Tulislah latar belakang riset dan jelaskan penelitian terkait yang pernah dilakukan. Nyatakan satu kalimat pertanyaan (masalah penelitian) yang perlu untuk menjawab seluruh kegiatan riset yang dilakukan penulis.

Metode. Pada bagian ini penulis perlu menjelaskan secara rinci agar penyunting dapat menjawab beberapa pertanyaan berikut : (i) apakah penelitian ini eksperimental atau eksplorasi, (ii) apakah metode diuraikan dengan cukup rinci sehingga penelitian dapat direplikasi, (iii) jika riset anda menggunakan metode dari peneliti sebelumnya, uraikanlah metode tersebut secara ringkas. Jika anda membuat modifikasi, uraikanlah bagian yang anda modifikasi, (iv) tulislah jumlah sampel dan berikan penghargaan dari mana anda memperoleh sampel tersebut, (v) uraikan mengenai etika pengambilan data dan informed consent bila menggunakan data atau sumber dari manusia.

Hasil. Nyatakan hasil yang diperoleh berdasarkan metode yang digunakan. Jangan menampilkan data yang sama dalam dua bentuk yaitu tabel dan gambar/grafik. Jangan menuliskan rujukan pada bagian Hasil. Nilai rerata (mean) harus disertai dengan standard deviasi. Semua data yang diberikan pada bagian Hasil harus ditampilkan dalam bentuk tabel atau grafik. Lihat kriteria untuk tabel dan gambar di bagian bawah uraian ini.

Pembahasan. Buatah uraian pembahasan dari hasil riset dengan cara membandingkan data yang diperoleh saat ini dengan data yang diperoleh pada penelitian sebelumnya. Berikan penekanan pada kesamaan, perbedaan ataupun keunikan dari hasil yang anda peroleh. Jelaskan mengapa hasil riset anda seperti itu. Akhiri pembahasan dengan memberikan riset yang akan datang yang perlu dilakukan berkaitan dengan topik tersebut.

Ucapan Terima Kasih. Tuliskan sumber dana riset (institusi peberi, tahun penerimaan) dan orang yang mendukung pemberian dana tersebut. Sertakan pula nama orang yang mendukung atau membantu riset anda.

Daftar Rujukan. Rujukan hanya memuat artikel yang telah dipublikasi, dan dipilih yang paling relevan dengan naskah. Cara penulisan rujukan mengikuti gaya pengutipan “nama-tahun” (APA style). Semua rujukan yang tertulis dalam daftar rujukan harus dirujuk di dalam naskah. Penulis harus dirujuk di dalam naskah dengan menuliskan nama keluarga/nama belakang penulis dan tahun penerbitan di dalam kurung menggunakan format: (Potter & Perry, 2006) atau Potter dan Perry (2006). Gunakan nama penulis pertama dan “et al”, bila terdapat lebih dari tiga penulis.

Jurnal Keperawatan Indonesia INFORMASI KETENTUAN BERLANGGANAN JKI

  1. Mengisi formulir berlangganan JKI
  2. Mengganti biaya cetak sebesar Rp. 15.000,-/ eksemplar, dan biaya kirim (dalam kota Rp. 5000,-, dan luar kota Rp. 15.000,-/ eksemplar).
  3. Untuk pemesanan lebih dari 10 eksemplar, akan mendapatkan 1 eksemplar sebagai bonus (berlaku kelipatannya). Biaya ongkos kirim untuk tiap 1 paket (10 eksemplar + 1 bonus) sebesar Rp. 25.000 (dalam kota) dan Rp. 60.000 (luar kota).
  4. Biaya dapat dikirimkan melalui wesel ke alamat Sekretariat JKI, atau transfer ke rekening JKI, No. Rek 0006694275 BNI Cab. UI Salemba. Bukti transfer dapat dikirim melalui pos atau fax ke alamat redaksi JKI: (021) 7864124.
  5. Volume dan edisi JKI yang bisa Anda dapatkan adalah sebagai berikut : p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal { margin: 0cm 0cm 0.0001pt; font-size: 12pt; font-family: “Times New Roman”; }div.Section1 { page: Section1; }

    Volume, Tahun

    Edisi

    7, 2003

    2

    9, 2005

    1 & 2

    10, 2006

    1 & 2

    11, 2007

    1 & 2

Jurnal Keperawatan Indonesia Harga JKI setiap eksemplar adalah:

  1. Mahasiswa Rp. 12.000,-/ eks
  2. Umum Rp. 15.000,- /eks
  3. Negara diluar Indonesia US$ 10,00/ eks
  4. Institusi Rp. 15.000,-/ eks
contoh jurnal keperawatan, kumpulan jurnal keperawatan, jurnal keperawatan ui, contoh jurnal penelitian keperawatan, contoh jurnal keperawatan komunitas