Browsing Category: "Skripsi"

91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03

19th May 2012 Cat: Skripsi with Comments Off

91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 adalah salah satu contoh 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 dalam bentuk PDF secara gratis.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Bimbingan merupakan proses pemberi bantuan yang dilakukan oleh
seorang ahli kepada seorang individu agar dapat mengembangkan
kemampuan dirinya sendiri dan mandiri memanfaatkan kekuatan individu
yang ada.
Bimbingan itu sangat penting dilaksanakan dalam dunia pendidikan
khususnya SD. Sekolah dasar merupakan titik awal / dasar dimana anak
mulai mengenal pendidikan formal. Siswa sebagai subjek didik merupakan
pribadi-pribadi yang unik. Individu satu berbeda dengan individu yang lain.
Perbedaan dalam menerima pelajaran ada yang cepat dan ada yang
lambat. Khususnya mata pelajaran matematika yang dipandang siswa
sebagai momok yang sangat menakutkan.
Kenyataan inilah mendorong penulis membahas dalam laporan Tugas
Akhir ini tentang Peran Bimbingan mata pelajaran Matematika, sehingga
diharapkan individu yang mengalami keterlambatan dalam belajar akan
memperoleh hasil secara optimal.
Untuk menuju tercapainya pribadi yang berkembang. Maka kegiatan
pendidikan hendaknya bersifat menyeluruh yang tidak hanya berupa
kegiatan instruksional (pengajaran) akan tetapi meliputi kegiatan yang
menjamin bahwa setiap anak didik secara pribadi mendapatkan layanan
melalui bimbingan.

1.2 Masalah
Masalah-masalah yang dihadapi anak Sekolah Dasar yang mengalami
kesulitan dalam membedakan bilangan ganjil dan bilangan genap antara lain
:
a. Kurangnya mengenal angka / bilangan sampai dengan ratusan.
b. Kebingungan dalam membedakan bilangan ganjil dan bilangan genap.

1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas maka dapat
dirumuskan masalah pada Laporan Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut :
a. Bagaimana upaya yang harus dilakukan guru untuk mengatasi
keterlambatan atau kesulitan belajar ?
b. Bagaimana cara menanamkan konsep matematik dalam membedakan
bilangan ganjil dan bilangan genap ?
1.4 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah
sebagai berikut :
a. Untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Program Diploma II
Pendidikan Guru Kelas Sekolah Dasar.
b. Untuk mengetahui dan mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi siswa
dalam menerima pelajaran melalui bimbingan belajar.
c. Untuk mengetahui metode apa saja yang diberikan dalam memberikan
bimbingan belajar kepada anak yang mengalami kesulitan atau
keterlambatan belajar.

1.5 Manfaat
Adapun manfaat dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah
sebagai berikut :
a. Mengetahui kesulitan siswa atau kelemahan siswa dalam menguasai …

File Selengkapnya.....

91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 adalah salah satu contoh 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 91. Peran Bimbingan Belajar Matematika Dalam Membedakan Bilangan Genap Dan Bilangan Ganjil Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 dalam bentuk PDF secara gratis.

contoh peran piano, ip multimedia subsystem kumpulan jurnal pdf, kata pengantar makalah catering, tesis motivasi bab 2

81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang

19th May 2012 Cat: Skripsi with Comments Off

81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang adalah salah satu contoh 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang dalam bentuk PDF secara gratis.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam proses pendidikan di sekolah, siswa sebagai subjek didik
merupakan pribadi-pribadi yang unik dengan segala karakteristiknya. Siswa
sebagai individu yang dinamis dan berada dalam proses perkembangan
memiliki kebutuhan dan dinamika dalam interaksinya dengan lingkungannya.
Sebagai pribadi yang unik terdapat perbedaan individu antara siswa yang satu
dengan yang lain. Disamping itu, siswa sebagai pelajar, senantiasa terjadi
adanya perubahan tingkah laku sebagai hasil proses belajar.
Untuk itu dalam pendidikan di SD ini perlu adanyna sebuah layanan
yang dapat memahami dan dapat membantu berbagai macam permasalahan
yang berkaitan dengan proses belajar siswa yang tentunya beraneka ragan pula
jenis sesuai dengan karakter siswa yang beraneka ragam..
Dalam keseluruhan proses pendidikan, kegiatan belajar merupakan
perbuatan inti. Dan sekolah mempunyai tanggung jawab yang besar dalam
membantu siswa agar mereka berhasil atau untuk membantu siswa mengatasi
kesulitan dalam belajar. Untuk itu sekolah hendaknya memberikan bantuan
kepada siswa dalam mengatasi masalah yang timbul dalam kegiatan belajar.
Berbagai cara dapat dilakukan oleh sekolah untuk mengatasi masalahmasalah
yang timbul diantaranya yaitu dengan menggunakan bimbingan
khusus pada setiap mata pelajaran atau untuk siswa yang kesulitan dalam
belajar.

B. Masalah
Berbagai macam kesulitan yang timbul atau dialami siswa itu
bermacam-macam jenisnya. Dari berbagai macam masalah yang timbul itu,
guru kelas dituntut untuk dapat menciptakan suatu layanan bimbingan yang
sesuai dengan kebutuhan siswa.
Masalah-masalah yang mungkin timbul dan dialami oleh sebagai peserta
didik itu antara lain :
1. Masalah perkembangan individu
2. Masalah perbedaan individu
3. Masalah kebutuhan
4. Masalah belajar
5. Masalah penyesuaian diri
Dari masalah-masalah yang diatas, yang akan dibahas adalah masalah
belajar, khususnya untuk masalah dalam menerima atau kesulitan dalam
memahami pelajaran sains di kelas 4

C. Rumusan Masalah
Dalam tugas akhir yang dibuat, penulis akan menyampaikan bahwa
permasalahan yang dibahas dalam pembuatan tugas akhir ini adalah masalah
bimbingan belajar pada mata pelajaran pengetahuan alam terpadu di SD kelas
empat.
Pada kenyataan masih banyak sekali siswa yang masih mengalami
kesulitan belajar dalam mata pelajaran pengetahuan alam terpadu. Untuk itu,
penulis akan mencoba untuk mengetahui dan memaparkan bentuk bimbingan
yang akan diberikan oleh guru kelas bagi siswa yang masih kesulitan dalam
belajar. Selain itu, penulis akan mencoba menunjukkan cara-cara atau kiatkiat
guru kelas untuk memotivasi siswa agar mereka bersemangat saat
pembelajaran pengetahuan alam.

D. Tujuan
Pembuatan tugas akhir ini dimaksudkan untuk melengkapi syarat
kelulusan untuk program D2 PGKSD. Selain itu, pembuatan tugas ini juga
diperuntukkan bagi semua pembaca khususnya bagi calon guru atau para SD
agar mereka memiliki pengetahuan dan wawasan mengenai program
bimbingan bagi anak didiknya
Sebagai calon guru dan guru SD yang dituntut memiliki keprofesionalan
dalam pekerjaannya, kita diharuskan untuk dapat memahami dan mengetahui
karakteristik masing-masing anak yang beraneka ragam dan mempunyai
berbagai permasalahan yang beraneka ragam pula. Untuk itu kita diharuskan
mempunyai suatu upaya mengatasi berbagai masalah yang timbul salah
satunya adalah dengan diberikannya bimbingan. Dan tanpa pengetahuan yang
cukup tentang bimbingan. Itu semua mustahil kita bisa memberikan
bimbingan yang cocok dan efektif.

E. Manfaat
Saya berharap apa yang telah saya tulis ini dapat memberikan manfaat
dan berguna untuk …

File Selengkapnya.....

81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang adalah salah satu contoh 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 81. Implementasi Bimbingan Belajar Pada Pembelajaran Sains Kelas IV Di Sd Negeri Purwoyoso 01 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang dalam bentuk PDF secara gratis.

contoh makalah tentang pabx, perkembanga pesrta didik jenjang sma secara konkrit, bab 1 pendahuluan skripsi matematika tentang perbedaan hasil belajar, sop pendidikan berkarakter, skripsi ttg ad dan art pada kjks

45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03

18th May 2012 Cat: Skripsi with Comments Off

45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 adalah salah satu contoh 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 dalam bentuk PDF secara gratis.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Anak merupakan individu yang sedang mengalami masa pertumbuhan
dan perkembangan. Perkembangan anak bersifat holistik (menyeluruh) yang
meliputi seluruh aspek perkembangan anak. Selain itu, anak yang mempunyai
karakteristik dan kebutuhan yang berbeda-beda antara anak yang satu dengan
anak yang lain. Salah satu perbedaan yang mencolok yaitu dalam
perkembangan aspek intelektual. Perbedaan ini mengakibatkan pemberian
bimbingan belajar yang berbeda pula pada setiap anak.
Bimbingan belajar merupakan usaha bantuan kepada individu /
kelompok agar dapat mengatasi masalah-masalah belajar yang dilakukan
melalui proses dan berkelanjutan. Pemberian bimbingan sendiri dimaksudkan
agar anak dapat mencapai perkembangan optimal sesuai kemampuan, bakat
dan minat yang dimiliki anak. Bimbingan belajar dapat diberikan kepada
individu / kelompok baik oleh guru, orang tua maupun pihak yang terkait.
Dalam Tugas Akhir ini akan membahas tentang pemberian dan peran
bimbingan belajar anak SD kelas III mata pelajaran matematika.
Pelajaran matematika sangat tepat apabila mulai diajarkan kepada anak
seusia SD, karena pelajaran matematika banyak kegunaannya dalam
kehidupan sehari-hari terutama tentang penjumlahan.
Berdasarkan pengalaman mengajar matematika siswa kelas III SD
Kalibanteng Kidul 03 Kecamatan Semarang Barat, sering dijumpai siswa yang
mengalami kesulitan menyelesaikan soal penjumlahan. Hal ini dapat diketahui
dari hasil evaluasi masih banyak siswa yang mendapat nilai kurang dari 5.
Dalam hal ini pemberian bimbingan sangat dibutuhkan oleh siswa agar
dapat mengatasi masalah-masalah belajar.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas maka rumusan
masalah yang dapat disusun adalah sebagai berikut :
1. Apa penyebab siswa mengalami kesulitan belajar ?
2. Kesulitan-kesulitan apa yang dihadapi siswa dalam mengerjakan soal
penjumlahan ?
3. Teknik apa yang digunakan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar
siswa ?
4. Bagaimana upaya yang dilakukan guru untuk membantu siswa dalam
mengatasi masalah belajar ?
5. Bagaimana hasil belajar yang diperoleh siswa setelah diberikan bimbingan

C. Tujuan
Tugas Akhir ini disusun dengan tujuan sebagai berikut :
1. Untuk memenuhi syarat menyelesaikan studi program D2 PGKSD
Universitas Negeri Semarang .
2. Mengetahui bagaimana cara pemberian bimbingan belajar kepada anak
yang mengalami masalah belajar.
3. Mengetahui hasil belajar siswa dari bimbingan yang diberikan.

D. Manfaat
Manfaat dari penulisan Tugas Akhir ini adalah :
1. Memperoleh pengetahan tentang penyebab siswa mengalami masalah
belajar dan gejalanya.
2. Memperoleh pengetahuan mengenai …

File Selengkapnya.....

45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 adalah salah satu contoh 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 45. Bimbingan Belajar Dalam Memahami Konsep Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Kelas III Di SD Negeri Kalibanteng Kidul 03 dalam bentuk PDF secara gratis.

judul tesis matematika s2 unnes, kti faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, latarbelakang faal kerja

1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial

16th May 2012 Cat: Skripsi with Comments Off

1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial adalah salah satu contoh 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial dalam bentuk PDF secara gratis.

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pengetahuan Sosial merupakan mata pelajaran yang mengkaji
seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan
isu sosial dan kewarganegaraan.
Ruang lingkup pelajaran pengetahuan sosial di sekolah dasar meliputi :
sistem sosial dan budaya, manusia, tempat dan lingkungannya, perilaku
ekonomi dan kesejahteraan, keberlanjutan dan perubahan, sistem berbangsa
dan bernegara.
Melalui pengetahuan sosial, siswa diharapkan mampu
mengembangkan pengetahuan & keterampilan dasar yang berguna bagi
dirinya dalam kehidupan sehari-hari. Agar siswa mampu mengembangkan
pemahaman tentang perkembangan masyarakat, bangsa, dan negara.
Namun kenyataannya, prestasi mata pelajaran pengetahuan sosial tidak
memuaskan karena kurang diminati siswa. Agar pelajaran pengetahuan sosial
dapat berhasil dengan baik dan diminati oleh siswa maka seorang guru perlu
mengoreksi diri mengenai bagaimanakah proses pembelajaran yang selama ini
dilaksanakan. Bagaimanakah pendekatan atau metode yang dipilih guru dan
mengapa siswa tidak menyukai pelajaran Pengetahuan Sosial sehingga
prestasinya kurang.

Dalam pengajaran pengetahuan sosial seseorang guru sebenarnya
dapat memilih dari sekian banyak metode yang telah tersedia. Para guru
hendaknya mempunyai kemampuan dalam memilih metode mana yang paling
tepat untuk setiap bahan yang akan diajarkan.
Metode dan cara pendekatan termasuk bagaimana cara seorang guru
memberikan bimbingan belajar, merupakan alat komunikasi yang baik antara
guru dan siswa, sehingga setiap bahasan dapat disajikan dengan baik dan
memberikan motivasi belajar pada siswa.
Seorang pengajar mempunyai beberapa peranan yang harus dikuasai
diantaranya pengajar sebagai guru. Fungsi guru di sini harus dapat menjadikan
siswa mampu memahami bahan dengan baik sesuai dengan pengalaman
belajar yang mereka miliki. Pengajar dalam hal ini bertindak sebagai pemberi
penjelasan pada sesuatu yang sulit bagi siswa.
Beberapa keadaan yang perlu dilakukan pengajar sebagai seorang guru
diantaranya :
a. Memberikan ilustrasi
Yakni menghubungkan antara sesuatu yang dipelajar dengan sesuatu yang
telah diketaui sebelumnya dan dalam waktu yang sama memberikan
tambahan pengalaman dan pengetahuan yang baru.
b. Memberikan batasan
Permasalahan yang sedang dipelajari harus sesuai dengan pengalaman dan
pemahaman siswa.
c. Mengembangkan bahan dan mampu menghubungkan bahan yang satu
dengan bahan yang lain.
d. Menggunakan berbagai metode dan model pengajaran yang tepat.
Selain sebagai seorang guru, pengajar juga berfungsi sebagai seorang
pembimbing. Yakni harus dapat memahami dengan benar bahan yang akan
disampaikan sehingga dapat menarik minat siswa. Selain itu seorang
pembimbing harus mampu, memberikan bimbingan,arahan dan membantu
siswa dalam mengembangkan motivasi, sikap, dan kebiasaan belajar yang
baik.

B. RUMUSAN MASALAH
Dari uraian di atas muncul permasalahan tentang
1. Apakah perencanaan mengajar guru mampu membangkitkan minat
siswa dalam belajar.
2. Sejauhmana hubungan antara perencanaan mengjar guru dengan minat
belaja siswa dalam mata plajaan pengetahuan sosial.

C. TUJUAN
Dengan makalah ini penulis ingin
1. Mengetahui apakah perencanaan mengajar guru dapat membangkitkan
minat belajar siswa dalam belajar.

2. Mengetahui sejauhmana hubungan antara perencanaan mengajar guru
dengan minat belajar siswa dalam mata pelajaran pengetahuan sosial.

D. MANFAAT
Penulis berharap makalah ini mempunyai manfaat
1. Bagi para pembaca atau guru dapat menambah pengetahuan mengenai
pentingnya perencanaan mengajar yang sesuai dengan perkembangan
siswa.
2. Dapat dipergunakan sebagai bahan acuan oleh pihak terkait.

File Selengkapnya.....

1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial adalah salah satu contoh 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 1. Hubungan Antara Perencanaan Mengajar Oleh Guru Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pengajaran Pengetahuan Sosial dalam bentuk PDF secara gratis.

cara -cara pendekatan pada anak yang banyak bicara, tesis tentang perubahan sosial budaya, tesis multimedia, paper ekonomi international trade, keadaan aki dan akb di depok 2012

67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang

15th May 2012 Cat: Skripsi with Comments Off

67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang adalah salah satu contoh 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang dalam bentuk PDF secara gratis.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Ilmu matematika diajarkan di segala jenjang pendidikan, mulai dari
SD, SMP, SMA hingga bahkan di perguruan tinggi. Hal ini dilakukan karena
manfaat matematika sangat banyak yaitu untuk kuantitatif, penataan cara
berfikir dalam hal pembentukan kemampuan analitis, membuat sintesis, dan
untuk evaluasi hingga kemampuan memecahkan masalah (Suhito, 2001:2).
Ilmu matematika tidak hanya untuk matematika saja tetapi teori maupun
pemakaiannya praktis banyak membantu dan melayani ilmu-ilmu lain
(Ruseffendi dkk, 1993:106)
Peningkatan kemampuan siswa dalam menguasai penanaman konsep
dan pemahaman konsep matematika terutama dalam menyelesaikan operasi
perkalian dan pembagian dilakukan dengan menggunakan berbagai media
diantaranya yaitu tabel perkalian, kartu angka dan sedotan. Untuk peningkatan
kemampuan ini menjadi lebih penting yaitu:
1. Peningkatan kemampuan dalam melakukan operasi perkalian dan
pembagian
2. Peningkatan penyelidikan, penemuan dan pemecahan masalah
(kurikulum, 1994:98)
Untuk peningkatan kemampuan selain dengan alat peraga juga tidak
kalah pentingnya yaitu dengan menggunakan metode yang tepat yang dapat
mengaktifkan siswa dan menanamkan pemahamannya terutama dalam
menyelesaikan operasi perkalian dan pembagian, salah satunya yaitu dengan
metode permainan.
Dengan metode permainan siswa akan lebih memahami materi tentang
operasi perkalian dan pembagian, selain itu siswa tidak akan mudah lupa
karena metode permainan adalah hal yang dilakukan dan dilihat oleh siswa
secara langsung. Dengan demikian tujuan pembelajaran akan tercapai, dan hal
itu sangatlah bermanfaat baginya baik di masa sekarang maupun masa yang
akan datang.

B. Rumusan Masalah
Dari uraian diatas, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana langkah-langkah guru dalam meningkatkan kemampuan siswa
dalam melakukan operasi perkalian dan pembagian dengan metode
permainan?
2. Bagaimana aktivitas siswa dalam proses pembelajaran matematika dalam
melakukan operasi perkalian dan pembagian dengan metode permainan

C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian terhadap tingkat kemampuan belajar siswa dalam
pembelajaran operasi perkalian dan pembagian sampai seratus dengan metode
permainan, yaitu:
1. Memahami aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam
pembelajaran operasi perkalian dan pembagian
2. Memahami aktivitas siswa untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa
dalam pembelajaran operasi perkalian dan pembagian.

D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini ada 2 macam, yaitu manfaat secara teoretis dan manfaat
secara praktis:
1. Manfaat secara teoretis
a. Bagi guru merupakan masukan dalam …

File Selengkapnya.....

67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang adalah salah satu contoh 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan 67. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Operasi Perkalian Dan Pembagian Dengan Metode Permainan Pada Siswa Kelas IV SDN Purwoyoso 03 Semarang dalam bentuk PDF secara gratis.

jurnal pendidikan dasar pembelajaran tematik berbasis lingkungan, makalah metode penelitian campuran, analisis inflasi terhadap harga saham, makalah evaluasi pembelajaran, makalah kualitas pembelajaran ips dengan model kooperatif

Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005

13th May 2012 Cat: Skripsi with Comments Off

Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 adalah salah satu contoh Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 dalam bentuk PDF secara gratis.

ABSTRAK

Di Indonesia penyakit oleh Soil Transmitted Helminths masih merupakan

problem besar bagi kesehatan masyarakat . prevalensi tertinggi pada kalangan anak

Sekolah Dasar yaitu 60-80%.

Penelitian ini dilakukan di SD N No 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik

Kabupaten Simalungun Jenis penelitian Deskriptif (Cross-sectional) dengan popu/asi

semua murid di SD N No09143Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten

Simalungun tahun 2005 (23′!orang), fum/ah sampe/ sebanyak 150 orang diambil

secara Proporsionai Stratified Random Sampling. sampel penelitian berupa feses

yang diperoleh dari murid SD N NO 091434.

Feses diambil dari 150 murid dan diperiksa dengan menggunakan metoge

Kato-Katz. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji Chi-Sq’uafe

pada taral kepercayaan 95%.

Hasil penelitian menunfukan bahwa prevalensi Inleks; kecacingan Pada

Murid SD N No 091-134 30,80%. Proporsi penderifa STH tertinggi pada umur 9,54

tahun sebesar 26,98%, berdasarkan Jenis Kelamin tertinggi pada perempuan sebesar

52,38%, berdasarkan Suku tertinggi pada suku Jawa yaitu 58,73%, berdasarkan

Agama tertinggi pada Agama Islam sebesar 71,43%, berdasarka pekerfaan Kepa/a

Keluarga tertinggi mempur.yai KK sebagai Karyawan Perkebunan sebesar 41,27%,

berdasarkan fempat tingga/ tertinggi Jiwilayah Pamatang Sidamanik sebesar

65,08%.

Dengan uli Chi-Square menunfukan tidak adanya hubungan yang bermakna

antara variabel umur, jenis kelamin, dan tempaf tingga/ dengan inleks; STH

Perlu diberikan pendidikan kesehatan perorangan kepada murid Sekolah

dasar dan diusahakan meningkatkan budaya cuci tangan setiap sehabis bermain dan

hendak makan.

File Selengkapnya.....

Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 adalah salah satu contoh Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Gambaran Epidemiologi Penyakit Soil Transmitted Helminths Pada Murid Sd Negeri No. 091434 Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun Tahun 2005 dalam bentuk PDF secara gratis.

skripsi promosi jabatan dalam kepolisian, latar belakang asi eksklusif di kabupaten bireuen, makalah konsep dasar epidemiologi, draft artikel penelitian, skripsi soil transmitted helminths