Browsing Category: "Tesis"

Judul Skripsi Perdata

30th November 2011 Cat: Tesis with Comments Off

Judul Skripsi Perdata adalah salah satu contoh Judul Skripsi Perdata kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Judul Skripsi Perdata untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Judul Skripsi Perdata full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Judul Skripsi Perdata dalam bentuk PDF secara gratis.

Memilih judul..

Menentukan judul skripsi adalah sesuatu yang cukup penting , ada beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain judul yang diajuakan merupakan sesuatu perenungan mendalam dari sebuah masalah, masalah dalam ilmu hukum dapat diidentifikasi sebagai ketidaksesuaian antara das sein dan das sollen, yaitu antara cita-cita(aturan)deengan kenyataan yang terjadi.
Dalam hal penentuan judul skripsi selain lahir dari masalah juga harus bersifat khusus dan terfokus pada satu pokok tema. sehingga jelas maksud dan tujuan yang hendak dicapai dari suatu judul penelitian.
beberapa contoh skripsi Bagian keperdataan:

1.UPAYA HUKUM BAGI PEMEGANG SURAT CEK YANG DITOLAK PEMBAYARANNYA
(Studi Kasus Bank X)
2.PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA DI PERTOKOAN KOTA X
3.PERJANJIAN CARTER KAPAL TANKER BERDASARKAN WAKTU (TIME CHARTER)
(Studi Di PT. X)
4.URABAHAH SEBAGAI BENTUK PEMBIAYAAN PERSONAL PADA BANK SYARIAH
(Studi Kasus pada Bank XSyariah)
5.SISTEM PENETAPAN NILAI JUAL OBYEK PAJAK (NJOP) DALAM PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) MENURUT UU NO. 12 TAHUN 1994 (Penelitian di Wilayah Kantor PBB di X)
6.KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DI BAWAH TANGAN YANG TELAH DILEGALISASI OLEH NOTARIS (Studi Tentang Alat-Alat Bukti)
7.PERANAN DIREKTORAT JENDERAL PIUTANG DAN LELANG NEGARA (DJPLN) UNTUK MENYELAMATKAN KEKAYAAN NEGARA (Studi Di DJPLN Cabang X)
8.PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA ATAS IKLAN DI TELEVISI
(Study Tentang Hak Cipta Iklan di Televisi)
9.PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PELANGGAN PT. TELKOM DALAM PERJANJIAN BAKU
10.PERANAN POLRI DALAM MENINDAKLANJUTI TERHADAP MASSA YANG MENYAMPAIKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM (Studi Pada Polresta X)
11.TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENCURIAN UANG MELALUI REKENING BANK DENGAN SARANA INTERNET
12.TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA JASA LAUNDRY MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
(Studi Pada Usaha Jasa Laundry Di Sekitar Wilayah Kampus X)
13.PERTANGGUNGJAWABAN PERS TERHADAP PEMBERITAAN YANG MERUGIKAN NAMA BAIK ELIT POLITIK (Studi Kasus Di X)
14.KEDUDUKAN AHLI WARIS BERALIH AGAMA TERHADAP HARTA WARISAN MENURUT HUKUM ADAT BALI (Suatu Study di Desa Adat Gerokgak Kabupaten Daerah Tingkat II Buleleng).
15.IZIN POLIGAMI BAGI PNS DAN AKIBAT HUKUMNYA DITINJAU DARI UU NO. 1 TAHUN 1974, PP. No. 10 TAHUN 1983 jo PP. No. 45 TAHUN 1990 (Studi di Pengadilan Agama X)
16.PERJANJIAN PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT UU. NO.1 TAHUN 1974 DAN PP. NO. 9 TAHUN 1975 (Studi di Pengadilan Agama Kabupaten X)
17.PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PIHAK PEMBELI DALAM TRANSAKSI JUAL BELI KOMPUTER RAKITAN MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Di Ronggolawe Computer Malang)
18.PARATE EKSEKUSI DALAM PERJANJIAN GADAI (Studi Kasus di Pegadaian Cabang X)
19.KEDUDUKAN HUKUM TENTANG HAK ISTRI SETELAH DICERAIKAN OLEH SUAMI YANG BERSTATUS PEGAWAI NEGERI SIPIL DIDASARKAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NO. 10 TAHUN 1983 (Studi di Pengadilan Agama X)
20.PENYELESAIAN KREDIT UMUM PEDESAAN (KUPEDES) BERMASALAH
(Suatu Studi di Bank BRI Unit Desa Puncu)
21.TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN JASA TENAGA KERJA (PJTKI) TERHADAP PERLINDUNGAN TENAGA KERJA WANITA INDONESIA (TKW)
22.EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PASAL 29 UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERJANJIAN PERKAWINAN DI KANTOR CATATAN SIPIL KOTA X
23.PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DEBITUR ATAS KLAUSULA EKSENORASI YANG TERDAPAT PADA PERJANJIAN KREDIT BANK
24.PERMASALAHAN HUKUM GADAI DALAM MENGATASI KERUGIAN PIHAK DEBITUR (Studi Kasus di Pegadaian Cabang Kota X)
25.PEMBAGIAN SISA HARTA DEBITUR SECARA SEIMBANG TERHADAP KREDITUR OLEH LEMBAGA KEPAILITAN (Study Pengadilan Negeri Niaga X)
26.PEMBAGIAN HARTA BERSAMA KARENA PERCERAIAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (Studi di Pengadilan Agama X)
27.PELAKSANAAN ITSBAT NIKAH DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN JOMBANG SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974
28.GANTI RUGI KECELAKAAN KERJA DALAM PROGRAM JAMSOSTEK YANG MENGAKIBATKAN CACAD SEBAGIAN UNTUK SELAMANYA (Studi Pada PT. X)
29.HUBUNGAN HUKUM ANTARA PENERBIT KARTU KREDIT (ISSUER), PEMEGANG KARTU KREDIT (CARDHOLDER), DAN PENERIMA KARTU KREDIT (MERCHANT) DALAM MELAKUKAN JUAL BELI DAN PEMBAYARAN JASA
30.PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA DI INTERNET, DAN PELANGGARAN HAK CIPTA PADA WEBSITE SECARA UMUM DI INTERNET (Studi pada Internet Service Provider di X)
31.PELAKSANAAN PERKAWINAN USIA MUDA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERCERAIAN Studi Di Desa X dan KUA X
32.UPAYA POLRI DALAM PENANGGULANGAN PENGEDARAN NARKOBA
34.KEBIJAKAN HUKUM PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI – NTT DALAM RANGKA PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK DI BIDANG KESEHATAN
35.PENERAPAN SISTEM BAGI HASIL PRODUK SIMPANAN WADI’AH PADA BANK SYARIAH
36.KEDUDUKAN DAN PERANAN KEJAKSAAN DALAM PERKARA-PERKARA PERDATA BERDASARKAN UU NO. 5 TAHUN 1991 (Studi di Kejaksaan Negeri X)
37.KENDALA DAN UPAYA KEJAKSAAN DALAM MELAKUKAN PENYELIDIKAN KASUS KORUPSI (Studi Kasus Di Kejaksaan Negeri Malang)
38.ASPEK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI SAHAM/INVESTOR DALAM PASAR MODAL (Study di Bursa Efek Surabaya)
39.PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN BERKAITAN DENGAN PENERAPAN STANDAR MUTU PADA PRODUK AIR MINUM ISI ULANG (Studi di YLKI Kota Malang)
40.TINJAUAN HUKUM TENTANG PENYELESAIAN PERSELISIHAN PERWAKAFAN TANAH MILIK DI PENGADILAN AGAMA (Suatu Studi di Pengadilan Agama X)

Sumber:
http://skripsi-thesis-gratis.blogspot.com/2008/04/judul-skripsi-hukum-terbaru.html

Judul Skripsi Perdata adalah salah satu contoh Judul Skripsi Perdata kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Judul Skripsi Perdata untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Judul Skripsi Perdata full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Judul Skripsi Perdata dalam bentuk PDF secara gratis.

izin poligami bagi pns dan akibat hukumnya, izin poligami bagi pns dan akibat hukumnya ditinjau dari uu no 1 tahun 1974 pp no 10 tahun 1983 jo pp no 45 tahun 1990 (studi di pengadilan agama x), TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA JASA LAUNDRY MENURUT UNDANG-UNDANG NO 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN, judul skripsi keperdataan, contoh izin poligami bagi pns dan akibat hukumnya

Makalah Program Windows dan Linux

30th November 2011 Cat: Tesis with Comments Off

Makalah

PENGENALAN INSTALASI PROGRAM WINDOWS DAN LINUX

DI PC


Oleh.

SHOBAHUL AMRI

NIM. 8642003

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK

PROGRAM STARA D-1 INFORMATIKA

TAHUN 2008/2009

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan isinya serta menjadikan yang di dalamnya berpasang-pasangan. Sehingga apa yang terjadi di dunia ini akan terjadi sesuI kehendak-Nya.
Hanya petunjuk-Nya yang mampu mengantarkan kita pada jalan kebenaran dan senantiasa pada kebaikan. Do’a tak akan lupa kami ucapkan kepada-Nya agar semua yang kita rencanakan bisa berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang maksimal.
Sholawat serta salam tak lupa kami ucapkan kehadirat nabiyullah Muhammad SAW. Yang telah mendidikan para pendahulu-pendahulu kita dari jalan yang penuh kesesatan menuju jalan yang penuh rahmat dan hidayah-Nya, jalan yang diridloi-Nya dan jalan yang terang benerang yaitu Agamah Islam.
Sesungguhnya kenikmatan terbesar yang telah diberikan oleh Allah kepada kita, kenikmatan paling sempurna dan abadi adalah Allah telah menuntun kita kepada islam. Agamah Allah yang telah diturunkan bersamamnya sebagai kitab suci, diutus bersamanya para Rasul dan tidak ada agama selain itu yang diterimah oleh Allah SWT.
Tak lupa ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Bapak Nor Khakim Sr. selaku Dosen pembimbing kami yang telah menbimbing di kelas dan di luar kelas sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini.
Ucapan terima kasih juga kami ucapkan kepada para penbaca yang senantiasa mau membaca makalah ini. Penulis berharap mudah-mudahan pembaca makalah ini dapat mengambil ilmu dari makalah ini walaupun cuma sedikit karena sehingga makalah ini menjadi bermanfaat bagi para pembaca.
Penulis juga mohon maaf jika ada kesalahan pada penulisan atau ada yang kurang memuaskan pembaca. Karma manusia tak luput dari salad an lupa, jika itu ada bukan merupakan kesalahan yang disengaja.
Sebagai akhir dari kata pengantar ini, penulis berpesan kepada para pembaca, apabilah menemukan hal-hal yang kuran enak dibaca atau dilihat agak membrikan saran serta keritikannya yang kemudian akan menjadi arahan bagi penulis dalam menulis makalah-makalah selanjutnnya.
Penulis,

Shobahul Amri

NIM. 8642003

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

    Komputer merupakan salah satu alat vital bagi manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Komputer tidak dapat dioperasikan begitu saja, karena di dalamnya terdapat perangkat keras yang disebut dengan Hardware yang saling dihubungkan dengan kabel. Hardware sendiri walaupun sudah terpasang dengan benar tidak bisa langsung digunakan begitu saja karena masi diperlukan Softwarenya.

    Untuk itu, kita harus menginstal dulu Program yang kita butuhkan untuk mengoperasikan komputer kita. Kita dapat memilih beberapa program yang sudah ada, untuk saat ini yang kita bahas adalah Microsoft Windows 98, Microsoft Windows XP Profesional dan Linux Mandriva.

    Masih banyak Sistem Program yang lain namun kita pilih beberapa dari program tersebut. Dari ketiga Program yang kita pilih ini banyak sekali perbedaannya namun masih ada kaitannya. Oleh karena itu, dalam penyusunan makalah ini kami memberinya judul “PENGENALAN INSTALASI PROGRAM MICROSOFT DAN LINUX PADA PC”.

  2. Rumusan Masalah

    Berangkat dari latar belakang, maka rumusan masalah dalam makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

    1. Bagaimana penjelasan tentang masing-masing program tersebut ?
    2. Bagaimana cara memulai menginstal Program tersebut kedalam Hard Disc ?
    3. Bagaimana langkah-langkah menginstal program?
    4. Apasaja perbedaan dari masing-masing program tersebut ?
    5. Apa saja yang harus disiapkan untuk memulai penginstalan ?
  3. Tujuan Pembahasan

    Berangkat dari rumusan masalah, maka tujuan pembahasan dalam makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

    1. Ingin mengetahui lebih detail pembahasan tentang masing-masing program yang biasa di operasikan dalam komputer .
    2. Ingin mengetahui bagaimana cara mengunstal untuk masing-masing program yang biasa di operasikan dalam computer.
    3. Ingin mengetahui langkah-langkah menginstal Program dengan jelas.
    4. Ingin mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing program yang biasa di operasikan dalam computer.
    5. Ingin menetapkan peralatan yang ditetapkan dengan lengkap.
contoh makalah program windows, makalah windows dan linux, jurnal tentang windows, latar belakang karya ilmiah tentang windows xp, jurnal tentang windows dan linux

Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh

30th November 2011 Cat: Tesis with Comments Off

Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh adalah salah satu contoh Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh dalam bentuk PDF secara gratis.

Pembangunan kembali perekonomian dalam negeri Aceh yang hancur akibat dari peperangan, pemerintah kolonial Belanda membuat kebijakan membuka Aceh bagi modal-modal Barat, dan juga berusaha memperbaiki sektor pertanian lokal dengan menggalakkan penanaman kembali tanaman seperti lada dan beras yang telah banyak menghasilkan pada periode sebelum Perang Aceh. Modal-modal swasta Barat banyak bergerak di bidang pertambangan minyak dan sektor perkebunan, sementara lada dan beras yang masih menjadi ciri khas perekonomian tradisional. Lahan baru dibuka untuk meningkatkan produksi, kemudian pemerintah kolonial juga mendatangkan penyuluh-penyuluh pertanian dari luar daerah demi meningkatkan kualitas tanaman. Hal tersebut merupakan kebijakan yang diambil oleh pihak kolonial untuk memperbaiki perekonomian masyarakat Aceh. Sedangkan, kegiatan perkebunan yang dilakukan oleh sektor swasta baru marak setelah tahun 1900-an, dan untuk eksplorasi minyak sendiri telah dilakukan pada tahun 1882 dan baru memperlihatkan hasil sekitar tahun 1890 yang kemudian berkembang lagi setelah tahun 1900-an.

Boeke berpendapat bahwa terdapat dua jenis kegiatan ekonomi yang bergerak pada periode itu, yaitu ekonomi lokal dan ekonomi asing, yang keduanya berjalan sendiri-sendiri secara beriringan tanpa campur tangan satu sama lain. Seperti yang telah disebutkan, ekonomi lokal bergerak pada perkebunan rakyat seperti lada dan tanaman pangan yaitu padi, sedangkan ekonomi swasta memegang kendali pada sektor tambang terutama minyak.. Namun pendapat ini berusaha disanggah oleh penulis lain, seperti yang telah diungkapkan oleh Kelley dan Williamson, mereka berpendapat bahwa pasti terdapat respon dari perekonomian tradisional terhadap masuknya perekonomian swasta ke tanah Aceh, baik positif maupun negatif. Sisi positifnya tentu saja kedua perekonomian tersebut dapat bercampur dan bekerja sama, dan sisi negatifnya, seperti yang telah diungkapkan Boeke, keduanya gagal bercampur. Namun pada prakteknya, memang kedua jenis kegiatan tersebut tidak selamanya berjalan sendiri-sendiri, pasti terdapat hubungan antara keduanya pada titik tertentu..Furnivall menjelaskan bahwa dualistik ekonomi memang terjadi di Aceh, tetapi tetap ada pertemuan diantara keduanya. Ketika sektor swasta membutuhkan pasokan bahan makanan bagi pekerja-pekerjanya yang mayoritas berasal dari luar Aceh, tentu yang bisa diharapkan untuk memenuhi hal tersebut yaitu petani-petani pribumi, di sinilah keduanya bertemu. Pasar menjadi titik pertemuan antara ekonomi tradisional dan ekonomi swasta asing, yang kemudian menyandingkan keduanya pada relasi komersial. Relasi komersial ini hanya sebatas pada pemenuhan kebutuhan oleh sektor domestik kepada sektor swasta. Selain itu, budaya masyarakat Aceh yang sangat dipengaruhi oleh tradisi Islam pada waktu itu tidak memungkinkan mereka untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dari pertemuan tersebut, karena Islam sangat mengharamkan riba’. Begitupun yang terjadi di internal ekonomi tradisional, menurut Boeke, tradisi tersebut membuat masyarakat pribumi Aceh tidak begitu termotivasi untuk mencari keuntungan material dari sesamanya. Inilah yang kemudian mencirikan ekonomi tradisional Aceh yang hanya berdasar pada relasi kultural dan sosial, dan jauh dari sisi komersial.
Kedatangan pihak swasta ke Aceh sebenarnya memberi jalan kepada masyarakat pribumi untuk lebih meningkatkan taraf hidupnya, melihat kesempatan yang diberikan sangat menggiurkan, apalagi pada sektor pertambangan minyak. Namun, seperti yang telah dijelaskan di atas, benturan dengan tradisi dan sikap mental yang sudah tertanam di benak masyarakat pribumi masing-masing sejak dulu, membuat mereka tidak menjadikan hal tersebut sebagai sebuah kesempatan untuk meningkatkan penghasilan. Mayoritas masyarakat Aceh berpendapat bahwa bekerja sebagai buruh pada perkebunan atau pertambangan swasta merupakan sesuatu yang hina, dipertegas lagi ketika mereka merasa sudah mendapat penghasilan yang memadai dari pertanian domestik. Namun, ini hanya penggeneralisasian dari gambaran tentang respon negatif dari ekonomi domestik terhadap kedatangan ekonomi swasta. Karena yang sebenarnya terjadi tidak sepenuhnya demikian, selain yang telah dijelaskan oleh Furnivall di atas, terdapat pihak-pihak yang memang memanfaatkan kedatangan pihak swasta tersebut sebagai moment untuk mencari keuntungan komersil sebanyak-banyaknya. Pihak tersebut yaitu para elit lokal, mereka ini lah yang sangat diuntungkan ketika modal swasta masuk ke Aceh. Selain telah mendapat gaji yang cukup besar tiap bulan dari pemerintah kolonial Belanda, para elit lokal juga sering mendapatkan keuntungan ketika pihak swasta membangun usaha di daerah-daerah kekuasaan mereka. Tidak jarang beberapa dari mereka pun banyak yang mempromosikan wilayahnya yang kaya akan sumber daya kepada pihak pemerintah dan swasta demi untuk mendapatkan keuntungan komersial semata.. Hal ini lah yang kemudian menjadikan para elit sebagai kapitalis tingkat lokal.
Jadi, kesimpulannya yang dapat diambil dari penjelasan di atas yaitu bahwa kedatangan pihak swasta tidak begitu mempengaruhi masyarakat ekonomi tradisional Aceh secara umum untuk meraih keuntungan, walaupun memang terjadi relasi komersil antara keduanya tetapi hanya pada titik-titik tertentu. Kemudian, ikatan budaya Islam yang mengharamkan riba’ ternyata berpengaruh terhadap cara pandang “masyarakat Aceh” kebanyakan untuk tidak begitu mementingkan keuntungan material pada waktu itu.

Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh adalah salah satu contoh Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Ekonomi Dualistik Masa Kolonial di Aceh dalam bentuk PDF secara gratis.

skripsi tesis hukum minyak bumi, artikel perekonomian dualistik, skripsi pendidikan masa kolonial di aceh, jurnal inventaris farmasi, Contoh makalah masa kolonial

Ekonomi Dualisme

30th November 2011 Cat: Tesis with Comments Off

Ekonomi Dualisme adalah salah satu contoh Ekonomi Dualisme kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Ekonomi Dualisme untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Ekonomi Dualisme full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Ekonomi Dualisme dalam bentuk PDF secara gratis.

Era globalisasi merupakan bukan suatu hal baru bagi Indonesia, karena sudah ada sejak zaman Hindu di Nusantara, dan dilanjutkan selama penjajahan Belanda lewat keterlibatan bangsa kita dalam perdagangan Dunia. Menyangkut hal ini, Clifford Geertz menyatakan bahwa keadaan sosio-ekonomi di Indonesia harus dilihat dari dua perspektif berbeda, yaitu masyarakat dengan ekonomi tradisional dan masyarakat dengan ekonomi berbentuk perusahaan.
Salah satu pemikiran Geertz yang mengandung relevansi dan merefleksikan kondisi masyarakat dan kebudayaan kita masa kini yaitu tesis tentang involusi pertanian. Ini bisa dilacak dalam buku Agricultural Involution: The Process of Ecological Change in Indonesia (1963). Tesis tersebut dapat dipaparkan secara singkat sebagai berikut.
1. Kebijakan kolonial Hindia Belanda (1619-1942) yaitu membawa produk pertanian dari Jawa yang subur ke pasar dunia, di mana produk-produk tersebut sangat dibutuhkan dan laku, tanpa mengubah secara fundamental struktur ekonomi pribumi. Namun, pemerintah kolonial tak pernah berhasil mengembangkan ekonomi ekspor secara luas di pasar dunia, seperti halnya Inggris pada masa yang sama, sehingga kepentingan utama Pemerintah Belanda tetaplah bertumpu pada koloninya: Hindia Belanda.
2. Upaya pemerintah kolonial untuk meraih pasar internasional yaitu mempertahankan pribumi tetap pribumi, dan terus mendorong mereka untuk berproduksi bagi memenuhi kebutuhan pasar dunia. Keadaan ini mewujudkan struktur
ekonomi yang secara intrinsik tidak seimbang, yang oleh J.H. Boeke (1958) disebut dualisme ekonomi.
3. pada sektor domestik, ada satuan pertanian keluarga, industri rumah tangga, dan perdagangan kecil. Kalau pada sektor ekspor terjadi peningkatan yang dipicu oleh harga komoditas dunia, maka sektor domestik justru mengalami kemerosotan dan kemunduran. Tanah dan petani semakin terserap ke sektor pertanian komersial yang dibutuhkan Pemerintah Hindia Belanda untuk perdagangan dunia.
4. akibatnya yaitu semakin meningkatnya populasi petani yang berupaya melakukan kompensasi penghasilan uang–hal ini semakin dimantapkan menjadi kebiasaan–dengan intensifikasi produksi pertanian subsisten. Proses pemiskinan di pedesaan Jawa dijelaskan Geertz dalam konteks ini. Kemiskinan di Jawa yaitu produk interaksi antara penduduk pribumi (petani di Jawa) dan struktur kolonial pada tingkat nasional dalam konteks politik-ekonomi.

Usaha ekonomi tradisional (mikro) biasanya dijalankan dengan menuntut kemandirian pelakunya sebagai faktor penentu kemajuan usaha. Selain itu, usaha tingkat mikro biasanya juga melahirkan kesetiaan pada para penganutnya. Misalnya para penjual jamu, pedagang kaki lima, pemilik warteg, para pengrajin, yang tetap bertahan pada skala usaha kecil dari remaja sampai tua.

Bisnis yang berskala perusahaan / tingkat makro biasanya bermodalkan berbagai instrumen teknologi digital, keterampilan manusia unggul, ongkos sosial yang tidak kecil, dan biaya lingkungan yang mahal. Etos kerja bisnis skala besar ini pun tentu berbeda dengan skala bisnis mikro, kecil / maupun menengah.
Ekonomi modern kadang diidentikkan dengan proses industrialisasi dan juga westernisasi, maka untuk itu kita tidak dapat mengatakan bahwa kita hanya bersedia menerima mesin serta teknologi dunia modern dengan menolak begitu saja penjelmaan-penjelmaan lain dari kebudayaannya. Untuk menguasai mesin dan teknologi kita perlu mengerti lebih dahulu, yaitu menyelami dan mengerti kebudayaan dan jiwa (barat) yang menciptakannya.

Jadi, ada dualisme ekonomi yang berjalan dengan dinamika masing-masing yakni modern dan tradisional. Sudah tentu dalam dualisme itu, sektor modern lebih canggih dan cepat bergerak ketimbang sektor tradisional yang statis dan marginal.
Di masa kolonial, dualisme ini juga pernah diungkapkan Dr. J.H. Boeke sewaktu menjadi penasihat pemerintah kolonial Belanda di masa politik etis, yaitu sektor modern dan sektor tradisional. Hingga saat ini pun pendapatnya masih sering diperdebatkan; ada yang pesimis dengan kemitraan bisnis kecil dan besar, dan ada yang optimis suatu saat akan tercapai sinergi antara keduanya.
Menurut Boeke masyarakat dualistis, yaitu suatu masyarakat dimana terdapat adanya pertarungan antara sistem sosial yang datang dari luar dan sistem sosial yang asli. Bagi Boeke, dualistis berarti juga “timur”, karena itu ekonomi timur dapat juga disebut ekonomi dualistis, sebab kedua-duanya mencakupi situasi asli yang sama.

Ciri-ciri dari ekonomi dualistis yaitu:
1. Kebutuhan yang dirasakan masyarakat terbatas, sehingga tidak ada respons daripada produksi terhadap perubahan harga. Kalau upah naik, maka akan dikurangi jam kerja, kebutuhan manusia lebih bersifat sosial daripada bersifat ekonomi
2. Pengusaha-pengusaha timur kurang bermutu, kekurangan organisator, dan menyerah kepada takdir. Mereka bukannya anti profit tapi lebih tertarik pada usaha-usaha yang spekulatif.

Karena perekonomian barat berbeda dengan perekonomian timur, maka Boeke, mengatakan teori ekonomi barat samasekali tidak berlaku di timur. Perbedaan teori ekonomi barat dan teori ekonomi timur ialah:
1. Teori ekonomi barat didasarkan pada anggapan adanya keinginan yang tidak terbatas, adanya organisasi perusahaan yang kompleks. Pada hal-hal itu tidak ada timur.
2. Teori ekonomi barat memberikan penjelasan tentang keadaan masyarakat yang kapitalistis pada padahal masyarakat timur masih berada dalam pre-kapitalistis.

Implikasi dari pendapat boeke ini ialah, cara terbaik membantu Negara-negara sedang berkembang yaitu dengan jelas membiarkannya saja. Berdasarkan teori ini Boeke berpendapat bahwa:
1. Tidak mungkin diadakan suatu kebijakan yang berlaku buat seluruh negeri
2. Apa yang baik bagi suatu bagian masyarakat mungkin tidak baik buat bagian-bagian lainnya
Dibidang pertanian, usaha memperbaiki metode-metode pertanian, akan membawa kemunduran, kecuali jika sikap mental dari petani dirubah. Menurut Boeke kebiasaan rakyat pedesaan secara keseluruhan disesuaikan dengan keadaan, sehingga metode pertanian juga harus disesuaikan dengan keadaan tersebut.
Menurut Boeke bahwa usaha-usaha untuk perbaikan-perbaikan petanian dan industry harus dilakukan secara perlahan-lahan, kecil-kecilan dan disesuaikan dengan rangka dasar yang dualistis.

Transmigrasi yang dilakukan pemerintah Indonesia, hanya memindahkan persoalan penduduk dari pulau jawa keluar pulau jawa, sehingga tidak memperbaiki keadaan ekonomi. Latihan bagi pemimpin-pemimpin Indonesia tidak ada gunanya sebab mereka tidak dikuti bawahannya Dualisme tersebut juga menjadi kegelisahan Bung Hatta hingga mengingatkan bagaimana caranya agar kita tidak tergelincir pada pilihan politik perekonomian yang keliru yaitu yang membunuh akar kolektivisme itu perlahan-lahan dan membuka peluang seluas-luasnya kepada kapitalisme yang seperti dikatakan Boeke: kapitalisme yang berusia penuh ini masuk ke Indonesia sebagai perampas dan menaklukkannya dalam beberapa puluh tahun saja. Dengan memakai analisis Boeke, Bung Hatta ingin mengatakan bahwa politik ekonomi kolonial telah membuka pintu selebar-lebarnya untuk kapitalisme yang keras hati dan merusak infrastruktur sosial tradisional yang ada tanpa dapat menggantinya.

Sebagai penerus tradisi pemikiran pendahulunya Bung Hatta menjawab dengan sistem koperasi. Sistem ini dipilih karena ia mampu menampung nilai-nilai tradisional serta menjawab kebutuhan-kebutuhan personal dan komunal. Bagi Boeke, sistem bisnis koperasi lebih cocok bagi kaum pribumi daripada bentuk badan-badan usaha kapitalis.

Ekonomi Dualisme adalah salah satu contoh Ekonomi Dualisme kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Ekonomi Dualisme untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Ekonomi Dualisme full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Ekonomi Dualisme dalam bentuk PDF secara gratis.

contoh dualisme ekonomi, analisis sistem ekonomi dualisme, pengertian dualisme ekonomi, sistem ekonomi dualisme, arti sistem ekonomi dualisme

Estimasi Modal Awal Warnet

30th November 2011 Cat: Tesis with Comments Off

Estimasi Modal Awal Warnet adalah salah satu contoh Estimasi Modal Awal Warnet kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Estimasi Modal Awal Warnet untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Estimasi Modal Awal Warnet full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Estimasi Modal Awal Warnet dalam bentuk PDF secara gratis.

PERKIRAAN MODAL AWAL

Spesifikasi Harga Satuan Jumlah
Komp Client Sebanyak 17 Unit :
Cell 430
Ram 1 Gb
HD 80 Gb
CD-ROM
Headset
Ups
LCD 15″
Rp 3.500.000 Rp 59.500.000

Komp Billing Server 1 Unit
Min Dual Core
Ram 1 Gb
HD 160 Gb
DVD-RW
Ups
LCD 15″
Rp 4.000.000 Rp 4.000.000

Renovasi Rp 3.000.000
Speaker Rp 500.000
Printer + Scanner Rp 1.200.000
Cadangan Dana / kas awal Rp 7.500.000
Genset Rp
Laen – laen Rp 3.000.000

Rp 78.700.000

Keterangan
1. Harga Komp dapat berubah ubah menyesuaikan dollar yang berlaku
2. Renovasi berupa Pemindahan meja Kasir, dan membersihkan ruangan keseluruhan
3. Cadangan dana diperuntukkan angsuran awal hutang dan dikarenakan pendapatan warnet masih belum maksimal pada awal pendirian, beserta cadangan untuk menambah kekurangan gaji, penambahan kelengkapan warnet.
4. Genset tergantung kebutuhan, karena listrik dibelakang UNS sering mengalami pemadaman dari PLN.
5. Laen – laen merupakan dana untuk penggantian Banner ( papan nama warnet ), dana operasional dan lain – lain.

Dengan pinjaman Rp 100.000.000,- potongan dari bank 3,5%, untuk orang dari bank 2% berarti pinjaman modal dari bank yang bersih diterima adalah :
5,5 % x Rp 100.000.000,- = Rp. 5.500.000,-
Rp 100.000.000,- – Rp. 5.500.000,- = Rp. 94.500.000,-

Estimasi pengeluaran bulanan operasional warnet

Gaji Rp 3.000.000
listrik Rp 2.500.000
Internet Rp 3.000.000
Modal Rp 4.277.778
operasional Rp 1.500.000
Kontrakan Rp 2.500.000

Jumlah Rp 16.777.778

Keterangan :
1. Jumlah Gaji hanya perkiraan disesuaikan dengan kebutuhan real di lapangan meliputi
3 orang operator tetap 1 operator penggantin, 1 cleaning service, dan kemungkinan uang keamanan dari kampung.
Jumlah tersebut diatas hanya berlaku sesudah warnet berjalan normal, pada awal memakai 1 orang cleaning service, 1 orang operator tetap, dan kemungkinan uang keamanan dari kampung.
2. Jumlahnya menyesuaikan kondisi lapangan sebenarnya.
3. Internet menggunakan 2 jalur speedy dan ke depan menggunakan jalur tambahan dari ISP.
4. Modal adalah jumlah angsuran selama 36 bulan atau 3 tahun + bunga 1,5 % per bulan
5. Operasional adalah dana taktus untuk kemungkinan adanya penambahan, kemungkinan transport garansi komputer, dan semua biaya operasional sehari hari.
6. Kontrakan adalah uang untuk mencicil memeperpanjang kontrak 3 tahun ke depan.
7. Semua nominal diatas bisa berubah ubah menyesuaikan kondisi di lapangan.

Dari modal 94.500.000 maka akan diproyeksikan untuk kebutuhan seperti yang telah diuraikan di halaman I. Dengan pengurangan – pengurangan hal yang sekiranya kurang begitu dibutuhkan. Dari dana diatas sudah untuk mengganti kontrakan kezia sebesar Rp 30.000.000 tapi coba ditawar dulu Rp 25.000.000,-

Estimasi Modal Awal Warnet adalah salah satu contoh Estimasi Modal Awal Warnet kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Estimasi Modal Awal Warnet untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Estimasi Modal Awal Warnet full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Estimasi Modal Awal Warnet dalam bentuk PDF secara gratis.

contoh skripsi tentang warnet, contoh jurnal client server, jurnal client-server, skripsi client server, makalah tentang estimasi sampel