30th November 2011 Cat: Skripsi with Comments Off

Paru – Paru Gawang Pernapasan adalah salah satu contoh Paru – Paru Gawang Pernapasan kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Paru – Paru Gawang Pernapasan untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Paru – Paru Gawang Pernapasan full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Paru – Paru Gawang Pernapasan dalam bentuk PDF secara gratis.


KATA PENGANTAR
Segala puji dan rasa syukur penulis persembahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah – Nya ,sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul  “ Paru – paru  gawang pernapasan ’’ ini.
Pada kesempatan ini tak lupa penulis ucapkan terimah kasih kepada kedua orang tua, yang telah berjasa   besar kepada penulis, atas  pengorbanannya yang  tak mengenal  dan selalu berdo’a demi terpenuhinya segala kebutuhan ananda, sehingga penulis sekses dalam menuntut ilmu untuk kehidupan masa depan yang lebih baik.
            Karya tulis ini merupakan tugas akhir yang disusun sebagai persyaratan untuk mengikuti Ujian Nasional di SMA Negeri 1 Tapung Hulu Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam.
            Dalam penyusunan karya tulis ini, penulis mohon maaf apabila  terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penyusunannya, baik dalam penyajian data, bahasa maupun sistematika pembahasannya. Selain itu penulis juga mengharapkan masukan atau kritikan maupun saran yang bersifat membangun demi kesempurnaannya di masa yang akan datang.
            Selanjutnya, penulis ingin menyampaikan penghargaan serta ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada :
  1. Bapak Edi Rusma Dinata, M. Pd selaku Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Tapung Hulu Kabupaten Kampar.
  2. Bapak Parulian Manalu, SP selaku Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum.
  3. Bapak Muhammad Yusnarwan, S. Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bagian Humas sarana dan prasarana.
  4. Bapak Syamsurizal, S. Pd  selaku wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan.
  5. Bapak Sutrisno, SE selaku Pembina OSIS.
  6. Bapak Wagino, A.Ma.Pd, selaku pembimbing mata pelajaran Biologi dan sekaligus Selaku Wali Kelas XII IPA
  7. Bapak / Ibu Guru yang telah membagikan ilmunya kepada penulis, sehingga menambah wawasan yang baru kepada penulis.
  8. Untuk seluruh temanku di SMA N 1 Tapung Hulu yang tak mungkin penulis sebutkan satu persatu.
  9. Kepada semua pihak yang telah membantu penulis baik secara langsung maupun penulis dalam penyelesaian karya tulis ini.
Penulis menyadari karya tulis ini masih ada kekurangan dan jauh dari kata sempurna namun itulah yang saat ini penulis bisa persembahkan untuk para pembaca sekalian dan mudah-mudahan dengan adanya karya tulis ini sedikit banyaknya dapat membawa manfaat kepada kita semua, dan juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
Kasikan,     Februari  2010
Penulis 
DAFTAR ISI
JUDUL
LEMBARAN PENGESAHAN
MOTTO
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………… i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………. iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah…………………………………………………………………….. 1
1.2  Identifikasi Masalah……………………………………………………………………………. 2
1.3  Pembatasan  Masalah……………………………………………………………………….. 2
1.4  Perumusan Masalah………………………………………………………………………….. 2
1.5  Tujuan Penelitian ……………………………………………………………………………… 3
1.6  Manfaat Penelitian ……………………………………………………………………………. 3
BAB II 
KERANGKA TEORI
2.1 Pengertian Paru – paru……………………………………………………………….. …….. 4
2.2 Letak Paru – Paru………………………………………………………………………… …….. 4
2.3 Proses masuknya udara ke paru – paru………………………………………………. 4
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1  Metode yang digunakan ……………………………………………………………………. 6
3.2  Latar penelitian ………………………………………………………………………………….. 6
3.3 Sumber Data……………………………………………………………………………………….. 6
3.4 Teknik Pengumpulan Data…………………………………………………………………. 7
3.5 Teknik Analisis Data …………………………………………………………………………… 7
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1  Penyakit pada Paru – paru………………………………………………………………….. 8
4.2 Pencegahan Penyakit Paru – paru …………………………………………………….. 13
4.3 Pengobatan penyakit paru – paru ………………………………………………………. 13
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan ………………………………………………………………………………………… 15
5.2 Saran ………………………………………………………………………………………………….. 15
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………. 16
BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang Masalah
Kita mungkin pernah membayangkan dan memperhatikan perkembangan tubuh manusia, bermula dari manusia lahir yang lazim disebut bayi, kanak – kanak, remaja dewasa dan hingga akhirnya menjadi  orang tua, pada masa anak – anak tubuh kita sangat lemah dan sangat rentan terhadap penyakit dan lama kelamaan tubuh kita berangsur menjadi kuat dan kebal terhadap berbagai macam penyaklit dan tekadang menjadi kuat luar biasa, kita bisa bergerak kesana kemamri, melakukan aktifitas dengan leluasa  dan masih banyak kegiatan yang kita lakukan yang semua itu kita tak sadari apa dan bagaimana cara kerja organ – organ yang berada didalam tubuh kita sehingga kita bisa  tumbuh menjadi besar dan melakukan aktifitas sehari –hari.
1.2         Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas, penulis perlu mengidentifikasi masalah – masalah  yang akan dibahas dalam karya tulis ini antara lain sebagai berikut :
1.    Apa saja yang terdapat didalam tubuh manusia…. ?
2.    Bagaimana cara kerja organ – irgan tubuh masnusia …..?
3.    Apa penyebab oragan tubuh manusia bisa bekerja  ….?
4.    Apa yang dibutuhkan organ – organ tubuh manusia….?
5.    Bagaiman jika kebutuhan organ – organ tubuh tidak terpenuhi….?
1.3         Pembatasan Masalah
Mengingat begitu luasnya pokok permasaalahan yang akan diteliti serta dibahas dalam karya tulis ini, maka penulis perlu melakukan pembatasan masalah  adapun pembatasan masalah tersebut adalah “ Apa saja organ pital yang terdapat didalam tubuh manusia  dan bagaimana cara kerja organ pital tersebut.
1.4         Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan pada latarbelakang, maka permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana cara kerja alat – alat pital yang terdapat didalam tubuh manuasia.
1.5         Tujuan Penelitian
Tujuan dari diadakan penelitian ini adalah :
a.    Diajukan untuk melengkapi salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran  2009 – 2010 di SMA Negeri 1 Tapung Hulu Kabupaten Kampar.
b.    Untuk mengkaji dan menganalisa apa saja yang termasuk organ – organ vital di dalam tubuh manusia.
c.    Bagaiman cara kerja organ – organ vital tubuh manusia.
1.6         Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian yang ingin dicapai dalam pembuatan karya tulis ini adalah :
a.    Dengan adanya penelitian ini diharapkan untuk meningkatkan keberanian dan juga mentalitas penulis sebagai bekal dalam menghadapi masa depan  yang penuh persaingan dan akan hanya sanggup terpecahkan dengan ilmu pengetahuan .
b.    Penelitian ini diharapkan mampu memberikan penjelasan tentang Jenis – jenis organ vital pada tubuh manusia.
c.    Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi para pembaca apa saja yang termasuk didalam organ – organ vital, dan bagaima cara kerjanya.
d.    Dapat bermanfaat sebagai bahan referensi dalam penelitian ataupun penulisan karya ilmiah kedepannya, sehingga membawa manfaat bagi para pembaca dan bagi adik – adik kelas selanjutnya.
BAB II
KERANGKA TEORI
2.1 Pengertian Paru – paru
Paru – paru adalah suatu organ  yang terdapat di dalam tubuh manusia yang fungsinya sangat strategis yaitu  adalah sebagai alat pernapasan yang berbentuk spon yang tersusun atas jaringan – jaringan yang rapat, saraf – saraf dan pembuluh darah.
2.2 Letak paru – paru  
Kita memiliki sepasang paru – paru yang masing – masing berada di salah satu dari kedua sisi dada kita,  paru – paru ditutupi oleh tulang – tulang rusuk dan otot – otot yang berada di sekitar dada.bersama dengan sejulur otot keras yang biasa disebut diagragma.
2.3 Proses Masuknya Udara ke Paru – paru
               Saluran nafas bermula dari mulut dan hidung lalu bersatu kedaerah leher menjadi trakea ( Tenggorok ) yang masuk ke paru – paru di dalam paru – paru, satu saluran nafas itu mula – mula akan bercabang dua satu ke paru kiri dan satu ke paru kanan, setelah itu masing – masing akan bercabang lagi menjadi sampai 23 cabang dan berujung di alveoli.
Proses pernapasan terutama digerakkan oleh otot diagragma dibawah, jika otot ini mengerut ruang yang menampung paru – paru akan mengembang dan begitu sebaliknya, tulang rusuk dapat mengerut dan mengembang sedikit dengan demikian udara yang terhirup akan masuk dan terdorong keluar paru – paru melalui trakea dan tube bronchial, atau bronchi yang bercabang – cabang dan ujungnya merupakan alveoli yakni kantong – kantong kecil yang dikelilingi kapiler yang berisi darah, disini oksigen dari udara berdifusi ke dalam darah dan kemudian dibawah oleh hemoglobin. 
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1       Metode yang digunakan
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu metode penjelasan suatu masalah. Selain itu metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanatori, yaitu metode yang menjelaskan apa, bagaimana hasil dari pada penelitian itu sendiri.
3.2       Latar  Penelitian
            Penelitian ini penulis lakukan melalui deskripsi media cetak  yang dapat  kita dapat di perpustakaan – perpustakaan dan toko buku yang ada di sekitar kita.
        
3.3      Sumber Data
Dengan melakukan kunjungan pustaka dan reverensi terhadap beberapa buku dan majalah yang terdapat di toko – toko buku yang ada di  Kasikan dan dengan melakukan Browssing pada situs – situs internet yang berhubungan dengan penyakit paru – paru.
3.4      Teknik Pengumpulan Data
Adapun  teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Study Kepustakaan
Dalam teknik ini menjadikan buku – buku  dan majalah   yang berhubungan dengan penelitian sebagai referensi dan melakukan browsing  di internet, sehingga ada korelasi antara judul karya tulis dengan teori serta pelaksanaan penelitian itu sendiri.
3.5.      Teknik Analisis Data
Analisis  yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, yaitu metode analisa data dengan memaparkan hasil penelitian yang diperoleh.
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Penyakit Pada Paru -  Paru   
Di Indonesia penyakit radang paru – paru, TBC, dan Bronkhitis masuk dalam 10 besar penyakit penyebab kematian, sedangkan penderita kanker paru – paru saat ini tidak terlalu besar, namun beberapa tahun mendatang diperkirakan penyakit ini juga akan termasuk 10 besar. Penyebab penyakit ini antara lain karena makin buruknya tingkat polusi udara di kota – kota besar. Adapun bebagai penyakit yang tergolong didalam penyakit paru adalah :
  1. Asma
Orang banyak mengenal asma bronchial sebagai bengek, asma, mengi, ampek, sasak angok, dan berbagai istilah local lainnya, sebenarnya asma bronchial adalah penyakit paru – paru yang ditandai dengan penyempitan seluruh saluran nafas.
Selain karena mengerutnya saluran nafas, yang berbentuk pipa kecil itu serangan asma juga bisa disebabkan produksi dahak yang berlebihan, akibatnya saluran nafas yang mengerut semakin sempit karena adanya penumpukan dahak didalamnya. Selain menyebabkan sesak nafas penderita asma juga akan mengeluh akan batuk untuk mengeluarkan dahak tersebut, dan gejala – gejala tersebut sering muncul pada waktu menjelang subuh,
Sedangkan dasar penyakit ini adalah alergi, sedangkan factor alerginya bisa disebabkan oleh makanan, aktifitas fisik, benda tertentu, dan lain sebagainya.
  1. Pnemonia
Pnemonia adalah radang atau infeksi yang cukup serius pada  paru – paru. Pnemonia dapat menyerang berbagai kelompok iumur dan menjadi penyebab kematian peringkat atas diantara orang tua dan penderita penyakit kronik. Ditinjau dari gambaran radiology ( Rontgen ) pneumonia ada yang disebut tipikal dan atipikal. Pneumonia tipikal adalah inveksi paru – paru pada alveoli, yaitu cairan berkumpul didalam alveoli dan mengganggu pertukaran oksigen, hasil poto roentgen adalah berupa bayangan jernih dengan batas yang jelas. Pneumonia atipikal adalah infeksi paru paru yang disebabkan radang disekitar jaringan alveoli dengan akibat lebih lanjut berupa mengempisnya alveoli dan berkurangnya suplai darah ke alveoli dan terganggunya proses pertukaran udara, gambaran roentgen menunjukkan bayangan tidak jelas dengan batas yang kabur.
Pada penderita pneumonia kantung udara paru – paru penuh dengan nanah dan cairan lainnya, sehingga mengganggu pungsi paru – paru untuk menyerap udara bersih dan mengeluarkan udara kotor, akibatnya tubuh kekurangan oksigen dengan segala konsekuensinya antara lain tubuh lebih mudah terinfeksi oleh bakteri lain.
Paru – paru bisa meradang oleh banyak sebab, diantaranya oleh bakteri, virus, jamur parasit, maupun bahan – bahan kimia lainnya.
Pneumonia terjadi bisa disebabkan terhirup bibit penyakit diudara, atau kuman ditenggorokan terhisap masuk ke paru – paru , penyebaran juga bisa melalui darah dari luka  di tempat yang lain.
Pneumonia ini dapat dibedakan menjadi beberapa bagian :
  1. Pneumonia Bakterial
Adalah pneumonia yang disebabkan oleh kuman pneumonia jenis ini bisa menyerang siapa saja dari bayi sampai dengan lanjut usia.
  1. Batuk Pneumonia
Produktif biasanya mengeluarkan lendir yang berwarna hijau atau merah tua, biasanya penderita banyak berkeringat dan peningkatan denyut nadi, napa pendek yang disebabkan kekurangan oksigen. Sedangkan cirri – cirri orang yang terjangkit batuk pneumonia ini adalah bibir dan kuku membiru dan kesadarannya menurun.  
  1.  Pneumonia Virus
Memiliki gejala awal seperti gejala influenza yaitu demam, batuk kering, sakit kepala, nyeri otot, dan kelemahan. Dalam 12 hingga 36 jam penderita biasanya menjadi sesak batuk parah dan berlendir sedikit, tanda – tanda lain adalah panas tinggi dan bibir membiru. Dan Pneumonia Virus ini dapat pula ditumpangi oleh Pneumonia Bakterial salah satu tanda – tandanya adalah keluarnya lendir yang kental yang berwarna hijau dan merah tua.
  1. Pneumonia Khusus
Jenis ini adalah jenis yang disebut TBC, atau TB yang disebabkan oleh bakteri Tuborkulosa, sedangkan jenis lainnya adalah SARS, berbeda dengan penyakit Tuborkulosa yang sudah diketahui obatnya sedangkan untuk SARS sampai sekarang masih dicari virus penyebabnya dan cara memusnakan dan menghindarinya.
  1. Kanker Paru – Paru
Kanker paru – paru adalah salah satu kanker yang jumlah penderitanya terus meningkat, insiden penyakit paru – paru diseluruh dunia diperkirakan naik 0,5 % setiap tahun, penyakit ini tidak memiliki gejala yang spesifik terkadang malah sama dengan penyakit umum lainnya  seperti batuk, sesak napas, dan tidak nafsu makan, kebanyakan penderita baru mengetahui penyakitnya ketika sudah stadium lanjut, sehingga penanganan medis pada umumnya terlambat dan kondisis pasien sudah parah.
  1. Hipertensi Paru – Paru
Hipertensi Paru – paru ( Pulmonari Hypertension / PH ) tidak terkait dengan tekanan darah tinggi, ini merupakan penyakit karena pembuluh alteri di paru – paru mendapat tekanan, darah pun menjadi sulit melewati paru – paru sehingga jantung harus memompa lebih kuat untuk dapat mengurangi tekanan tersebut.
PH terutama menyerang kaum perempuan pada usia 20 – 40 an tahun, tetapi dapat juga menyerang pria, anak – anak dan oran g tua. Kelompok yang berisiko adalah mereka yang menderita penyakit jantung, Infeksi HIV, penyakit yang berhubungan dengan jaringan, pengumpalan darah, kegemukan dan atau kelainnan di jaringan ikat. Penyakit PH memang tidak memilki cirri khas hanya mengalami sulit bernafas, cepat lelah yang menahun, nyeri di dada, pusing, kaki dan perut bengkak, dan berdebar – debar. Pada anak – anak gejala penyakit ini sulit dideteksi hal ini disebabkan karena tidak ada tanda – tanda yang signitifan gejalanya anak mudah gelisa, cepat lelah, sesak napas dan susah minum.
Penyakit hipertensi paru – paru tetapi penderita akan mendapat obat – obatan yang dapat mempertahankan kualita hidup, untuk menjalani kehidupan sehari – hari. 
                Pencegahan Penyakit Paru – paru  
Penyakit paru – paru pada umumnya disebabkan oleh udara yang kita hirup tidak bersih, misalnya saja kita menghirup udara yang sudah tercemar, untuk menghindari penyakit paru – paru bisa menerapkan tips dibawah ini.
  1. Tidak Merokok
Sebab Partikel asap rokok, seperti benzopiren, dibenzopiren dan uretan, yang dikenal sebagai bahan karsinogen. Rokok juga mengandung TAR yang berhubungan dengan resiko terjadinya kanker. Bila dibandingkan dengan bukan perokok kemingkinan timbul kanker pada perokok adalah 10 – 30 kali lebih sering.
  1.  Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol
  2. Jagalah kebersihan
  3. Gunakan Masker
  4. Berikan Vaksinasi
  5. Jaga daya tahan tubuh
                Pengobatan Penyakit  Paru – paru
Penyembuhan penyakit paru – paru bisa dilakukan secara medis dan tradisional pada kesempatan ini penulis akan memberikan sedikit cara pengobatan tradisional penyakit paru – paru yang diantaranya adalah :
  1. Pegagan
Bersifat antiinfeksi, antiradang, dan antioksidan bisa digunakan dalam ramuan untuk mengatasi TBC
  1. Kapulaga
Digunakan untuk penderita asma
  1. Mengkudu
Mengkudu mengandung Lasperuloside, alizarin, dan beberapa zat antragunon yang bersifat anti bakteri sehingga mengandung untuk perawatan penyakit infeksi kulit, demam, dan pilek serta berbagai gejala akibat bakteri. Mengkudu juga mengandung asam askorbat yang bersifat antioksidan untuk menetralisasi radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh juga mengandung zat – zat anti kanker ( Damnacanthal )  
  1. Daun Pare
Daun pare direbus dengan 3 gelas air, dimasak diatas api kecil hingga menjadi 1 gelas, didinginkan lalu diminum satu gelas perhari
  1. Jahe merah
Merangsang saluran pernapasan vasomotor ( saraf yang mempengaruhi penyempitan pembuluh darah ) meredakan batuk dan flu, melancarkan peredaran darah, menghangatkan tubuh dan menjaga stamina agar tetap fit.
BAB V
PENUTUP
5.1         Kesimpulan
Paru – paru adalah suatu organ yang sangat pital didalam tubuh manusia sebab paru – paru adalah alat pernapasan pada manusia, pada dasarnya penyakit paru – paru itu tidaklah berat hal iini semuanya berawal dari kelalaian manusia mulai dari menjaga lingkungan dari tercemarnya udara dan sampai dengan sebagian manusia malah sengaja memasukkan racun kedalam tubuhnya melalui paru – paru yaitu dengan cara mengisap rokok dan lain sebagainya.
Penyakit paru – paru ada yang bisa disembuhkakn dan adapula yang belum ditemukan teknis penyembuhannya tetapi pada dasarnya lebih banyak penyakit paru – paru yang bisa disembuhkan dari pada penyakit paru yang belum bisa disembuhkan hal ini semua tergantung kepada kita semua.
5.2     Saran
Kita mengetahui pengayakit paru – paru adalah penyakit yang masuk kedalam tubuh kita melalui udara dan lain sebagainya oleh sebab itu marilah kita jaga lingkungan kita guna untuk kelangsungan hidup kita dimasa yang akan datang bukankah orang bijak pernah mengatakan “ mencegah itu lebih mudah daripada menobati “
DAFTAR PUSTAKA
Husen, Umar. 1996. Petunjuk Lengkap Membuat Karya Tulis Dan Tesis. Jakarta. Rajawali Pres.
Departemen pendidikan dan kebudayaan. 1994. kurikulum sekolah menengah umum ( GBPP ) mata pelajaran Biologi. Depdikbud. Jakarta
Partodihardjo, S. 1987. Kesehatan paru – paru. Jakarta. Mutiara sumber wijaya.
Nirmala. 2007. Terapi. Jakarta.
Noviana.DS. 2007. Rebusan daun pare untuk penderita paru menahun.Jakarta. Nirmala.
Dyah. 2007. Rebusan daun pare untuk penderita paru menahun.Nirmala. Cilacap.
www.paru-paru.com
www.riauposgroup.com/
www.nirmala.com
www.kesehatanparu-paru.com

Paru – Paru Gawang Pernapasan adalah salah satu contoh Paru – Paru Gawang Pernapasan kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Paru – Paru Gawang Pernapasan untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Paru – Paru Gawang Pernapasan full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Paru – Paru Gawang Pernapasan dalam bentuk PDF secara gratis.

contoh makalah teori konsumsi, contoh makalah nyeri dada, jurnal sistem peredaran darah, skripsi identifikasi jamur, makalah sistem medis tradisional

Related Post Powered by G o o g l e :