22nd November 2012 Cat: Skripsi with Comments Off

Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS adalah salah satu contoh Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS dalam bentuk PDF secara gratis.

KATA PENGANTAR
Tiada kata yang pantas kami ucapkan kecuali rasa syukurkehadirat Allah Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayat –Nya sehingga penulis dapat menyusun laporan Penelitian Tindakakn Kelas  ( PTK ) mata pelajaran Ilmu PengetahuanSosial dan Ilmu Pengetahuan Alam  kelasIII semester 1
            Laporan ini berisi  tentang pelaksanaan perbaikan pembelajaranmata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ) dan Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA)
            Masalah ini dingkatberdasarkan pengalaman belajar dikelas. Berdasarkan pengalaman itulah, penulisbelum merasa puas dengan hasil yang dicapai. Dalam hal ini penulis mencobamemecahkan masalah tersebut dengan merancang kegiatan perbaikan denganmengadakan observasi, diskusi dengan teman sejawat.
            Laporan ini masihbanyak terdapat kekurangan, oleh sebab itu penulis berharap kepada para pembacaberkenan memberikan saran dan masukan agar penulis dapat menyempurnakannya.Kritik dan saran untuk perbaikan isi laporan ini penulis sambut dengan senanghati.
Ucapan terima kasih kepada teman sejawat, Supervisorserta semua pihak yang telah menyumbangkan ide atau gagasan untuk kesempurnaanlaporan ini semoga dapat bermanfaat untuk kepentingan dan kemajuan pendidikan.
Bangkinang,    Agustus 2010
Penulis
DESI ARISANTI
NIM. 816623894
DAFTAR ISI
KATAPENGANTAR ………………………………………………………………………………… i
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………… ii         
DAFTARLAMPIRAN ………………………………………………………………………………. iv
LEMBARIDENTITAS ………………………………………………………………………………. v
BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah ………………………………………………………………. 1
B.    Rumusan Masalah………………………………………………………………………… 3
C.    Tujuan Penelitian PerbaikanPembelajaran ……………………………………… 4
D.   Manfaat Penelitian PerbaikanPembelajaran ……………………………………. 4
BAB II KAJIAN PUSTAKA
A.   Hasil Belajar dan Pembelajaran …………………………………………………….. 6
B.    Penggunaan Metode ……………………………………………………………………. 7
C.    Hubungan Metode dengan Hasilbelajar…………………………………………. 7
BAB III PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
A.   Subjek Penelitian………………………………………………………………….
B.    Deskripsi Persiklus ……………………………………………………………….
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.   Deskripsi persiklus ……………………………………………………………….
1.1. Rencana Pengamatan Repleksi ………………………………………..
B.     Pembahasan ……………………………………………………………………….
BAB V  KESIMPULAN DAN SARAN
A.   Kesimpulan …………………………………………………………………………
B.    Saran ………………………………………………………………………………….
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………….
Tabel
1.     Jadwal Pelaksanaan PerbaikanPembelajaran ……………………………………..
2.     Pengelolaan Data awal dan duasiklus pada mata pelajaran IPS  …………..
3.     Pengelolaan Data awal dan duasiklus pada mata pelajaran IPA……………
BAB I
PENDHULUAN
1.1    Latar Belakang Masalah
Pendidikan di Sekolah Dasar didefenisikan sebagai prosespengembangan kemampuan yang paling mendasar bagi Setiap siswa dimana setiapsiswa belajar secara aktif karena adanya dorongan dari dalam diri dan adanyasuasana yang memberikan kemudahan ( Kondusif ) bagi perkembangan dirinya secaraoptimal.
Keberhasilan suatu proses belajar sering ditandai denganperobahan yang positif pada diri anak, bagi guru merupakan kebanggaan yang takternilai. Masalah keberhasilan ini sebenarnya merupakan beban psikis yangsangat berat sekali bagi seorang guru sebagai perencana ( planer ) pembelajaran. Hal ini terkait banyaknya permasalahan –permasalahan yang dijumpai guru dalam pembelajaran , seperti :
a.      Rendahnya kemampuan siswa menerapkanmateri Lingkungan Alam dan buatan serta Menggolongkan Mahluk Hidup ( Hewan )secara sistimatis.  
b.     Gedung sekolah yang berdekatandengan perumahan penduduk
c.      Siswa yang tidak mencapaiketuntasan belajar sebagian besar adalah dari keluarga yang orang tuanya tidakberpendidikan.
d.     Kurangnya minat siswa mengulangpelajaran di luar jam sekolah.
Suatu rencana PTK diawali dengan adanya masalah yangdirasakan atau disadari  oleh guru. Halini sesuai dengan salah satu kareteristik PTK. Masalah berasal dari orang yangterlibat dalam praktek. Dalam hal ini guru sebagai pengelola pembelajaran.Tentu guru yang merasakan masalah yang ada yang ada dikelasnya yang jikadibiarkan masalah akan berdampak buruk bagi proses pembelajaran.
a. Adanya hal – hal yang terkait dengan masalahpembelajaran dan masalah yang akan diatasi dengan PTK.
Dari permasalahan diatas penulis menganggap permasalahnnomor a dan nomor c untuk diteliti dan menguraikan permasalahan dan alkternatifproblem solving sesuai dengan konsep pembelajaran.
Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini penulisbanyak dibantu oleh Kepala Sekolah, teman sejawat, dan Supervisor sehingga penulisdapat menyusun langkah – langkah dalam penyusunan PTK ini.
Berdasarkan hal tersebut diatas peneliti meminta bantuanteman – teman sejawat dan Supervisor untuk mengidenfikasikan kekurangan dankelemahan dalam pembelajaran. Dari diskusi teman – teman sejawat dan Supervisorterungkap beberapa masalah yang terjadi pada pembelajaran yaitu :
      Pada Pelajaran IPS yakni:
  1. Rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan materi Lingkungan Alam Dan Buatan
  2. Siswa tidak dapat mengerjakan sebagian latihan dengan benara dalam materi Lingkungan Alam Dan Buatan
  3. Siswa kurang mampu menentukan materi Lingkungan Alam Dan Buatan dalam proses pembelajaran.
  4. Siswa banyak tidak mengerti materi Lingkungan Alam Dan Buatan
  5. Siswa tidak mau bertanya walaupun tidak mengerti sama sekali tentang materi Lingkungan Alam Dan Buatan
      Pada pelajaran IPA yakni :
  1. Rendahnya kemampuan siswa untuk mengetahui materi Menggolongkan Mahluk Hidup ( Hewan )
  2. Siswa ragu dan tidak mau bertanya tentang Menggolongkan Mahluk Hidup              ( Hewan )
  3. Kurangnya pemahaman siswa tentang Menggolongkan Mahluk Hidup ( Hewan )
  4. Kurang aktifnya siswa didalam kelas karena tidak mau peduli terhadap materi Menggolongkan Mahluk Hidup ( Hewan )    
1.           Analisis Masalah
a.            Proses analisis masalah danproses timbulnya masalah.
Setelah masalah teridentifikasi kita perlu mengadakananalisis sehingga dapat merumuskan masalah dengan jelas, tanpa mengadakananalisis mungkin masalah yang kita identifikasi masih kabur, analisis dapatdilakukan dengan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri, merefleksi diri ataumengaji ulang berbagai dokumen seperti pekerjaan siswa, daftar hadir atau daftarhasil belajar siswa, dari hal tersebut kita dapat mengetahui kelemahan –kelemahan atau gambaran yang perlu diperbaiki oleh si pendidik itu sendiri.
b.           Teori atau pengalaman yangrelevan penyebab munculnya masalah
Penyebab masalah yang sering dirasakan oleh siswa ataupihak sekolah pada dasarnya datang dari guru itu sendiri, adanya penyebab itudatang dari anggota keluarga pendidik itu sendiri, misalkan penyebab itu adalah: seorang pendidik dirumahnya ada masalah yang belum diselesaikan sehinggamasalah itu sering kali dibawa oleh pendidik ke sekolah dengan penyebab itulahanak didik  yang berada di sekolah selalumenjadi korban.
  
                       Rumusan Masalah
Dari hasil penelitian dan diskusi dengan supervisor danteman sejawat ditemukanlah beberapa hal yang menyebabkan rendahnya kemapuansiswa dalam menyerap dan mengusai materi yang disajikan pada pelajaran IPSyaitu :
a.      Guru terlalu cepat dalammenjelaskan materi Lingkungan Alam dan Buatan  
b.     Guru kurang memberikan contohyang kongkrit dalam menjelaskan materi Lingkungan Alam dan Buatan
c.      Guru kurang memberikan konsepmateri Lingkungan Alam dan Buatan
d.     Siswa kurang memperhatikanketika pelajaran sedang berlangsung
e.      Guru kurang menggunakan alatperaga yang manarik untuk memotifasi semangat belajar siswa.
Sedangkan pada mata pelajaran IPA terungkap hal :
  1. Kurang berpariasinya guru menggunakan matode dalam menyampaikan materi pelajaran
  2. Ruang kelas tidak terkuasai oleh guru, karena guru asik menerangkan sedangkan murid sibuk dengan kegiatan sendiri.
  3. Guru tidak memancing motivasi bertanya siswa
  4. Guru tidak menggunakan alat peraga sama sekali
Berdasarkan permasalahan diatas maka penulismenyimpulkan bahwa focus perbaikan pembelajaran yang akan dilakukan adalah :
  1. Bagaimana teknik meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep Lingkungan Alam dan Buatan di kelas III dengan ceramah dan Tanya jawab.  
  2. Bagaimana cara menerapkan materi Lingkungan Alam dan Buatan pada mata pelajaran IPS dan Menggolongkan Mahluk Hidup ( Hewan ) pada mata pelajaran IPA dengan metode ceramah dan Tanya jawab.  
                       Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran
Adapun tujuan Penelitian TindakanKelas ( PTK ) ini adalah :
  1. Memperbaiki pembelajaran sehingga anak dapat menghargai perbedaan suku dalam melanjutkan pembangunan ini.
  2. untuk memenuhi tugas pada mata kuliah pemantapan kemampuan professional        ( PGSD 4412 ) pada program S 1 PGSD  Universitas Terbuka.
1.4       Manfaat PenelitianPerbaikan Pembelajaran
  1. Bagi Siswa
Diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajarpada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dan dapat meningkatkan kemampuan belajarpada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
  1. Bagi Guru
Sebagai acuan untuk memperoleh kualitas proses belajarmengajar di kelas dan sebagai evaluasi diri terhadap kinerja guru selama prosesbelajar mengajar
  1. Bagi Sekolah
Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangandalam rangka meningkatkan mutu hasil pembelajaran di SD Negeri 019 BangkinangKecamatan Bangkinang.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1             Belajar
Belajar menurut Jhon Dewey ( Belajar dan pembelajaran 2,2005 ; 4.4 ) yaitu menekankan pada proses balikan yang menggunakan istilahbalikan untuk menjelaskan bagaimana belajar mengubah impulse, perasaan,keinginan dan pengalaman kongkret kedalam tindakan yang mempunyai tujuan yang tingkatnyalebih tinggi.
Belajar adalah proses diakeksis yang mengingtegrasikanpengalaman dengan konsep , observasi dengan tindakan. Perumusan tujuanmerupakan proses intelektual yang cukup kompleks. Perumusan tujuan tersebutmencakup tiga hal yaiyu opservasi keadaan sekeliling , pengetahuan tentang apayang telah terjadi pada situasi yang sama pada saat yang lalu., yaitupengetahuan kyang sebagian diperoleh dengan ingatan dan sebagian lagi dariinformasi, nasehat dan peringatan dari orang – orang yang telah memiliki yanglebih banyak pengalaman dan pertimbangan, yang menggabungkan apa yangdiobservasikan dengan apa yang diingat untuk menentukan pengetahuan yang singnifikasi.
2.2             Hasil Belajar
Hail belajar ( Modul Evaluasi pengajaran, 2002 ; 1.4 )adalah alat ukur yang mampu menentukan kemampuan sesorang setelah mengilkutipembelajaran. Materi yang dinyatakan tidak hanya mengenai apa yang diperolehdari guru tetapi juga mengenai  hal – haldiluar yang diberikan, dilatihkan dan didiskusikan dengan guru, tetapi meliputisemua aspek pembentukan watak peserta didik. Dengan kata lain termasuk materiyang dipelajari dari lingkungan yang terkait dengan pembelajaran dari guru.
Keberhasilan proses belajar mengajar ( StrategiMengajar, 2005; 35-36 ) dapat dilihat dari empat aspek antara lain tujuan yangingin dicapai, materi yang dikembangkan, pelaksanaan kegiatan belajara mengajardan pelaksanaan evaluasidalam pembelajaran, evaluasi dalam proses dinamisasikegiatan yang mengamati perilaku siswa dalam evaluasi meliputi tujuanpengajaran, scope, perubahan – perubahan terhadap kualitas personal dankemampuan – kemampuan siswa.       
2.3             Metode Diskusi
Menurut Heri Sumarteri ( Strategi mengajar, 2005, ; 57 )metode diskusi merupakan komunikasi atau dialog dua arah antara individu denganlingkungannya atau antara kelompok lainnya yang membahas suatu masalah, dalamkegiatan pembelajaran metode   diskusisering dilakukan melalui kelompok belajar yang anggotanya terdiri dari tigaorang sampai lima orang atau lebih, dalam pelaksanaannya disekolah metodediskusi belum begitu efektif oleh guru, padahal metode ini mampu memberikanmotivasi dan semangat belajar yang tinggi kepada siswa. 
Penerapan metode diskusi ini tidak dapat dilakukan dalamruangan yang pengap, kurang mendapat cahaya dan udara, metode diskusi akanlebih efektif dilakukan disekolah apabila dirancang berdasarkan masalah dantujuan pembelajaran, dalam pelaksanaannya metode diskusi selalu  dimulai dengan :
  1. Menentukan ketua, dan moderator
  2. Mempersilahkan masing – masing anggota mengajukan pendapatnya
  3. Merangkum pendapat masing – masing
  4. Menyusun kesimpulan
  5. Merumuskan tindak lanjut
  6. Mengevaluasi pengalaman belajar
Melihat kelebihan metode diskusi dalam kegiatan belajardisekolah, maka guru hendaknya dapat memberikan prioritas pada aspek – aspekatau hal – hal penting yang dibicarakan siswa berawal dari masalah danpembahasannya dilakukan berbagai sumber belajar ( buku )
            Untuk kelas rendah,cara diskusi kelompok lebih diarakan pada lingkungan tempat tinggal siswadengan topic dan tema yang mencakup sederhana seperti kebersihan, keindahan,kerapian, lalu lintas, taman sekolah dan lain sebagainya.
Dalam prakteknya metode diskusi terdiri dari :
1.     Dialog
Menurut Beal Bohlen, dan Raudabough (1997 : 230 – 234 ) dan Cortght Hinds      ( 1995 : 28 – 30 ) dialogmerupakan suatu diskusi yang dilakukan dihadapan sekelompok hadirin oleh duaorang ahli dalam satu bidang khusus ( Ilmiah ). Dalam kegiatan pembelajarandialog lebih banyak dilakukan di tingkat universitas                ( Perguruan Tinggi ) namun hal ini tidakberarti di lembaga pendidikan seperti pada tingkat pendidikan dasar danmenengah tidak dapat dilakukan.  
Dalam arus perubahan dan tantanganmasyarakat yang semakin dinamis sebaiknya para guru melakukan dalam kegiatanbelajar mengajar dengan membahas suatu masalah sederhana dalam kehidupan siswayaitu :
a.      Mengemukakan pendapat,pandangan seorang siswa tentang kehidupan masyarakat
b.     Menumbuhkan minat terhadapsuatu objek
c.      Memusatkan perhtian pada suatuisu yang sedang berkembang
d.     Menggali pandangan seseorangtentang masalah yang terjadi dalam masyarakat.
2.     Diskusi Mengambang
Diskusi mengambang adalah suatudiskusi dimana anggota kelompok mengemukakan pendapatnya secara tertulistentang suatu masalah atau topic, selanjutnya masalah atau ytopik tersebutdibahas bersama dengan kelompok lainya sehingga menghasilkan pendapat bersama.
Pelaksanaan Diskusi mengambang hampirsama dengan cara yang dilakukan dalam dialog, seminar dan lokakarya. Dalampembelajaran diskusi mengambang dapat dilakukan pada tingkat pendidikandasar  dan menengah.
Diskusi mengambang lebih efektif padakegiatan pembelajaran melalui Kurikulum terpadu ( Integrated Curiculum ) ataudengan kata lain Kurikulum jaring laba – laba.
Dalam kegiatan ini kelompok belajardiharapkan pada suatu tema yang ditetapkan oleh guru, kegiatan kelompok adalahtema “ Lingkungan “ juga kelompok dalam membahas tema lingkungan melihat dariaspek Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa serta lainnya.
3.     Membahas dan Berdiskusi
Jenis metode membaca dan berdiskusisering dilakukan oleh peserta didik tingkat pendidikan dasar ( Sekolah Dasardan SLTP ) dan tingkat pendidikan menengah     ( SMA/SMK/MA ).
Kegiatan yang harus dilakukan parasiswa yang ikut dalam diskusi ini adalah :
a.      Membaca bahan yang samakemudian dilanjutkan dengan berdiskusi
b.     Kelompok – kelompok pesertamembaca bahan yang berlainan kemudia dilanjutkan dengan diskusi
c.      Seorang peserta membaca bahandengan keras kemudian seluruh peserta mendiskusikannya
d.     Diskusi yang terpimpin merupakandiskusi yang terencana secara matang, model diskusi ini diawali denganpengarahan atau tuntutan dengan lancar dan dapat menggunakan waktu seefisienmungkin serta dapat menghilangkan rasa bosan dan kecewa para peserta.
Bentuk tuntunan dalam pelaksanaan diskusi terpimpinadalah :
a.      Outline yang dipersiapkanmeliputi
-         Outline yang terdiri daripertanyaan – pertanyaan pokok
-         Rincian pertanyaan yang harusdibahas oleh kelompok
b.          Otulineyang sederhana, outline yang sederhana yang terdiri dari daftar pertanyaanpendek – pendek dengan maksud agar diskusi berlangsung dengan lancar dan tertib
c.      Outline kerangka, Outlinekerangka dipersiapkan guna memberi arah yang lebih leluasa kepada pesertadiskusi untuk menggali masalah dan bagaimana cara mengatasinya. Diskusikerangka ini diperlukan pemimpin ( Moderator ) yang lebih aktif dan mampumengarahkan peserta kepada tujuan. Biasanya pemandu diskusi ini dipilih dariorang – orang yang memiliki pengalaman, minat pengetahuan dan kemampuanmempengaruhi orang lain.   
BAB III
PELAKSANAAN PERBAIKANPEMBELAJARAN
                                               Subjek Penelitian
Perbaikan pembelajaran dilaksanakan di kelas III SDNegeri 019 Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar, dengan jumlahsiswa sebanyak 21 orang terdiri dari 9 orang siswa laki – laki dan 12 orangsiswa perempuan dalam pembelajaran IPS dan IPA dengan metode Ceramah dan Tanyajawab tanggal 16 Oktober sampai dengan tanggal    Oktober2010, untuk lebih jelasnya dapat table 1 dibawah ini :
Jadwal pelaksanaan perbaikan pembelajaran
Tabel 1
No
Hari / Tanggal
Waktu
Mata Pelajaran
Kelas
Guru Pendamping
Ket
1.
07.30-08.40
08.40-09.15
IPS
III
Data Awal
2.
07.30-08.40
08.40-09.15
IPA
III
Data Awal
3.
07.30-08.40
08.40-09.15
IPS
III
Siklus I
4.
07.30-08.40
08.40-09.15
IPA
III
Siklus I
5.
07.30-08.40
08.40-09.15
IPS
III
Siklus II
6.
07.30-08.40
08.40-09.15
IPA
III
Siklus II
3.2             Deskripsi Persiklus
3.2.1                                                                               Siklus I Ilmu PengetahuanSosial
Ø  Perencanaan
Dengan adanaya masalah yang dihadapi Guru pada kelasIII, oleh karena itu ada beberapa rencana tindakan yang akan dilakukan dalamperbaikan pembelajaran antara lain :
  1. Mempersiapkan bahan pembelajaran yang sesuai dengan materi dan tujuan yang ingin dicapai
  2. Memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran
  3. Memotivasi siswa dalam pembelajaran
  4. Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya
  5. mengadakan Tanya jawab dengan metode yang berbeda
  6. Memberikan penguatan kepada siswa  yang dapat menjawab perntanyaan
  7. Membuat langkah – langkah prosedur pelaksanaan perbaikan pembelajaran yang dilaksanakan
Ø  Pelaksanaan
Pelaksanaan Perbaikan pembelajaran untuk siklus I matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dilaksanakan dengan tahapan :
  1. Kegiatan Awal ( ± 10 menit )
1.     Diawali dengan salam pembukadan selanjutnya menyatakan kesiapan siswa untuk belajar
2.     Tanya jawab tentang pelajaranyang lalu
3.     Menyampaikan tujuanpembelajaran yang akan dicapai
4.     Memotivasi siswa
  1. Kegiatan inti (  ± 35 menit )
1.     Melakukan didkusi kelas untukmembahas materi Lingkungan Alam dan Buatan
2.     Memberikan beberapa kasusmengenai materi Lingkungan Alam dan Buatan, setelah itu didkusi kelas danbersama – sama mencari kesumpulan
3.     Mengerjakan latihan soal yangberkaitan dengan Lingkungan Alam dan Buatan
  1. Penutup (  ± 5 menit )
v  Siswa bersama guru menyimpulkan pelajaran
Ø  Pengamatan
Hasil belajar yang dicapai oleh siswa kelas III SDNegeri 019 Bangkinang Kec. Bangkinang Kab. Kampar pada siklus I mata pelajaranIPS sudah menunjukkan kemajuan, yang mana tingkat keberhasilan sudah meningkatdibandingkan dengan dilaksanakannya perbaikan pembelajaran, bukti inimenunjukkan bahwa penggunaan metode ceramah dan Tanya jawab membantu sekalidalam mencapai hasil belajar yang diharapkan.
Ø  Refleksi
Selama perbaikan pembelajaran yang penulis lakukan padapembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada siklus I sudah menunjukkan kemajuanyang mana siswa lebih aktif dalam belajar walaupun masih terdapat kelemahanyang membuat hasil belajar yang diharapkan belum tercapai secara maksimal , halini penulis temukan berdasarkan hasil laporan pengamatan teman sejawat danrefleksi penulis, yang mana diantara kelemahan – kelemahan tersebut adalah :
1.     Tidak semua siswa yang mendapatkesempatan menjawab pertanyaan
2.      Masih ada siswa yang menjawab pertanyaan tidakbenar
3.     Terjadi keributan kecil ketikasiswa diminta untuk menyampaikan pendapatnya
3.2.2                                                                               Siklus II Ilmu PengetahuanSosial
Ø  Perencanaan
Dengan hasil yang dicapai pada sisklus I IlmuPengetahuan Sosil diatas maka penulis merasa masih harus melakukan perbaikanpembelajaran lanjutan yaitu siklus II Ilmu Pengetahuan Sosial, hal inibertujuan agar hasil yang diharapkan benar – benar memuskan sesusai denganrencana atau tujuan perbaikan pembelajaran, ada beberapa rencana tindakan yangakan dilakukan dalam perbaikan yaitu :
1.     Mempersiapkan bahan pelajaranyang sesuai dengan materi dan tujuan myang ingin dicapai
2.     Memilih metode yang tepatsesuai dengan materi
3.     Sebaran pertanyaan akansiusahakan lebih merata
4.     Jumlah pertanyaan yangdisajikan juga lebih banyak
5.     Mengadakan Tanya jawab yangbervariasi
6.     Memberikan kesempatan kepadasiswa yang bertanya sehingga diharapkan tidak ada lagi siswa yang tidak benar dalam menjawab pertanyaan yangdiajukan
7.     Memberikan penguatan pada siswayang dapat menjawab pertanyaan.
Ø  Pelaksanaan
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran untuksiklus II mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dilaksanakan dengan tahapan: 
A.  KegiatanAwal ( ± 10 menit )
1.     Diawali dengan salam pembukadan selanjutnya mengabsen siswa
2.     Apresiasi  ; mengulang pelajaran yang lalu yaitu tentangLingkungan Alam dan Buatan 
3.     Memotivasi ; Materi ini sangatberfanfaat guna kelangsungan kehidupan masa depan yang  lebih baik  
B.   Kegiatan inti (  ± 35 menit )
1.     Melakukan diskusi kelasmengenai Lingkungan Alam dan Buatan
2.     Guru memberikan kasus – kasusyang sedang terjadi pada Lingkungan Alam dan Buatan
a.      Apa yang di maksud denganlingkungan…. ?
b.     Apa yang dimaksud denganpencemaran lingkungan….?
c.      Apa contoh pencemaranlingkungan….?
3.     Memberikan beberapa kasusmengenai Lingkungan Alam dan Buatan pada masa yang akan datang, setelah itubersama – sama mencari kesimpulan. 
4.     Menyelesaikan latihan soal yangberkaitan dengan Lingkungan Alam dan Buatan
C.   Penutup (  ± 5 menit )
v  Siswa dibawah bimbingan guru menyimpulkan pelajaran.
Ø  Pengamatan
Pengamatan  yang dilakukan penulis adalah dengan caramengamati siswa pada saat proses belajar mengajar berlangsung, mengamati hasilevaluasi yang diperoleh  siswa kelas IIISD Negeri 019 Bangkinang Kec. Bangkinang pada siklus II mata pelajaran IlmuPengetahuan Soial sudah  menunjukkan kemajuanyang sangat baik.
Oleh karena itu PTK yang dilaksanakandofokuskan pada ceramah dan Tanya jawab dalam upaya meningkatkan hasil belajarsiswa kelas III SD Negeri 019 bangkinang pada mata pelajaran Ilmu PengetahuanSosial mengaju pada Penilaian kemampuan siswa, ceramah dan Tanya jawab.
Ø  Refleksi
Setelah penulis melaksanakan perbaikanpembelajaran pada siklus I  dan IImata  pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial denganmerancang metode yang lebih baik dan memperbaiki kelemahan – kelemahan  yang pada siklus I, sehingga siswa lebihaktif dalam PBM dan hasil yang dicapai sangat memuaskan, tentu hal ini akanmenjadi bahan evaluasi bagi penulis untuk mengadakan perbaikan – perbaikanpembelajaran selanjutnya dengan tercapainya hasil yang diharapkan yang tentunyahasil yang lebih baik.   
3.2.3                                                                               Siklus I Ilmu Pengetahuan Alam
Ø  Perencanaan
Pada siklus I ini penulis mengadakan perbaikanpembelajaran pada mata pelajaran IPA, ada beberapa rencana tindakan yang akandilakukan dalam perbaikan pembelajaran antara lain:
  1. Mempersiapkan bahan pembelajaran yang sesuai dengan materi dan tujuan yang akan dicapai
  2. Memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran
  3. Memotivasi siswa dalam pembelajaran
  4. Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya
  5. Mmengadakan Tanya jawab dengan metode yang bervariasi
  6.  Memberikan penguatan kepada siswa yang dapat menjawab pertanyaan
  7. Membuat langkah – langkah prosedur pelaksanaan perbaikan pembelajaran yang akan dilaksanakan 
Ø  Pelaksanaan
Adapun pelaksanaan perbaikan pembelajaran untuk siklus Imata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dilaksanakan dengan tahapan :
  1. Kegiatan Awal (  ± 10 menit )
1.     Diawali dengan salam pembukadan selanjutnya menanyakan kesiapan siswa untuk belajar
2.     Tanya jawab  tentang pelajaran yang telah lalu
3.     Menyampaikan tujuanpembelajaran yang akan dicapai
4.     Memotivasi siswa
  1.  Kegiatan Inti (  ± 30 menit )
1.     Guru memajangkan gambar –gambar mahluk hidup ( hewan )
2.     Mengadakan Tanya jawab tentanggambar yang dipajangkan
3.     Murid disuruh menyebutkan nama– nama hewan yang ada di sekitar mereka tinggal
4.     Guru mengarahkan murid untukbertanya tentang hewan – hewan yang ada disekitar mereka tinggal  
5.     Guru mengajukan pertanyaanhewan apa saja yang biasa dipelihara disekitar pekarangan rumah
6.     Murid diminta untuk menjawabsatu persatu tentang pertanyaan yang disampaikan
  1. Kegiatan Ahir (  ± 10 menit )
1. Murid dibawah bimbingan guru bersama – samamenyimpulkan pelajaran
Ø  Pengamatan
Hasil belajar yang dicapai oleh siswa kelas III SDNegeri 019 Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar pada siklus I matapelajaran IPA sudah menunjukkan kemajuan, yang mana tingkat keberhasilan sudahmeningkat dibandingkan dengan sebelum dilaksanakannya perbaikan, bukti inimenunjukkan bahwa penggunaan metode ceramah dan Tanya jawab membantu sekalidalam mencapai hasil yang diharapkan.
Ø  Refleksi
Selma perbaikan pembelajaran yang penulis lakukan pada mata pelajaran IPApada siklus I sudah menunjukkan kemajuan yang mana siswa lebih aktif dalambelajar walaupun masih terdapat kelemahan yang membuat hasil belajar yangdiharapkan belum tercapai secara maksimal, hal ini ditemukan berdasarkan hasillaporan pengamatan teman sejawat dan refleksi penulis yang mana diantarakelemahan itu adalah :
    1. Tidak semua siswa mendapat kesempatan menjawab pertanyaan
    2. Masih adanya siswa yang menjawab pertanyaan tidak benar
    3. Terjadi keributan kecil ketika diminta untuk mengajukan pendapatnya
3.2.4       Siklus II IPA
Ø  Perencanaan
Dengan hasil yang dicapai pada siklus I mata pelajaranIPA diatas maka penulis merasa perlu melakukan perbaikan lanjutan yaitu siklusII mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, hal ini bertujuan agar hasil yangdiharapkan benar – benar memuskan, ada beberapa tindakan yang akan dilakukandalam perbaikan yaitu :
    1. Mempersiapkan bahan pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran dan tujuan yang akan dicapai
    2. Memilih metode yang sesuai dengan materi
    3. Sebaran pertanyaan diusahakan lebih merata
    4. Jumlah pertanyaan yang disajikan juga lebih banyak
    5. Mengadakan Tanya jawab yang bervariasi
    6. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya sehingga diharapkan tidak ada lagi siswa yang tidak benar dalam menjawab pertanyaan yang diajukan.
    7. Memberi penguatan pada siswa yang dapat menjawab pertanyaan
Ø  Pelaksanaan
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran untuk siklus II matapelajaran IPA dilaksanakan dengan tahapan :
  1. Kegiatan Awal (  ± 10 menit )
1.     Memberi salam dan setelah itumengabsen siswa
2.     Apersepsi, mengulangpembelajaran yang lalu yaitu tentang menggolongkan mahluk hidup ( hewan )
3.     Memotivasi, materi ini sangatbermanfaat dalam menciptakan kerukunan antara sesama murid  dan murid dan guru serta hubungan yangharmonis.  
  1. Kegiatan Inti (  ± 30 menit )
1.     Guru meminta murid untukmemperhatikan gambar hewan yang dipajang didepan kelas
2.     Siswa menyebutkan nama – namahewan yang diketahuinya melalui gambar
3.     Memberikan kesempatan kepadasiswa untuk adu kecepatan dalam menyebutkan nama hewan yang adal di lingkungansekitar mereka tinggal
4.     Memberikan tugas untuk membuatpertanyaan – pertanyaan tentang hewan yang ada disekita tempat tinggal mereka.
  1. Kegiatan Akhir ( ± 10 menit )
1.     Memberikan penguatan tentang dampakpositif dan negatif tentang dampak memelihara hewan di sekitar lingkungantempat tinggal
2.     Siswa bersama guru menyimpulkanmateri pelajaran
Ø  Pengamatan
Pengamatan yang dilakukan penulisadalah dengan cara mengamati siswa pada saat proses belajar mengajar, mengamatihasil evaluasi yang diperoleh maka hasil belajar yang dicapai oleh siswa kelasIII SD Negeri 019 Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar pada siklusII mata pelajaran IPA sudah sangat menunjukkan kemajuan yang sangat baik.
Oleh karena itu PTK yang dilaksanakandifokuskan pada ceramah dan Tanya jawab dalam upaya meningkatkan hasil belajarsiswa kelas III SD Negeri 019 Bangkinang Kecamatan Bangkinang  Kabupaten Kampar pada mata pelajaran IlmuPengetahuan Alam mengaju pada Penilaian kemampuan siswa, ceramah dan Tanyajawab.
 
Ø  Refleksi
Setelah penulis melakukan perbaikan pembelajaran padasiklus I dan II mata pelajaran IPA dengan merancang metode yang lebih baik danmemperbaiki  kelemahan – kelemahan yangditemukan pada siklus I, sehingga siswa lebih aktif dalam PBM dan hasil yangdicapai sangat memuskan, tentu saja hal ini akan menjadi bahan evaluasi bagipenulis untuk mengadakan perbaikan – perbaikan pembelajaran selanjutnya demitercapainya hasil yang diharapkan pada masa yang akan datang.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DANPEMBAHASAN
4.1    Deskripsi Persiklus
4.1.1 Rencana PengamatanRefleksi
         Setelah melakukan prosesperbaikan pembelajaran dengan menempuh langkah – langkah yang telahdirencanakan dalam rencana  perbaikanpembelajaran ( terlampir ) baik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosialmaupun mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam diperoleh data – data perolehannilai – nilai sebagaimana dapat dilihat pada tabel dibawah ini
Daftar Perolehan Hasil Belajar Siswa KelasIII
Pada mata pelajaran IPS dengan topik “ Lingkungan Alam dan Buatan “
Tabel Rekapitulasi Nilai  IPS
No
Nilai
Perolehan
Ket
Awal
Jumlah ( % )
Siklus I
Jumlah ( % )
Siklus II
Jumlah ( % )
1.
8,00 s/d 10,00
3 ( 14, 28 )
5 ( 23, 80 )
6 ( 28, 57 )
Istimewa
2.
7,00 s/d 8,00
5 ( 23, 80 )
5 ( 23, 80 )
10 ( 47, 61 )
Sangat Baik
3.
6,00 s/d 7,00
7 ( 33, 33 )
8 ( 38, 09 )
4 ( 19, 04 )
Baik
4.
5,00 s/d 6,00
6 ( 28, 57 )
3 ( 14, 28 )
1 ( 4, 76 )
Cukup
5.
Jumlah Siswa
21
21
21
6.
Nilai rata – rata
6,6
7,1
7,6
Keterangan :
Berdasarkan hasil tabel diatas pembelajaran yangdilaksanakan sudah menunjukkan kemajuan walaupun belum maksimal, pada awalnilai rata – rata ( 6,6 ) siklus I ( 7,1 ) dan siklus II ( 7,6 ) pada siklus Iyang belum mencapai ketuntasan minimal 3 orang siswa yang mencapai ketuntasanminimal 18 orang siswa, dan pada siklus II yang belum mencapai ketuntasaminimal adalah 1 orang siswa sedangkan yang telah mencapai ketuntasan minimaladalah 20 orang siswa.  
Grafik Hasil Belajar IPS
Tabel Rekapitulasi Nilai IPA
No
Nilai
Perolehan
Ket
Awal
Jumlah ( % )
Siklus I
Jumlah ( % )
Siklus II
Jumlah ( % )
1.
8,00 s/d 10,00
4 ( 19, 04 )
5 ( 23, 80 )
6 ( 28, 57 )
Istimewa
2.
7,00 s/d 8,00
6 ( 28, 57 )
10 ( 47, 61 )
12 ( 61, 90 )
Sangat Baik
3.
6,00 s/d 7,00
7 ( 33, 33 )
4 ( 19, 04 )
2 ( 9, 52 )
Baik
4.
5,00 s/d 6,00
4 ( 19, 04 )
2 ( 9, 76 )
1 ( 4, 76 )
Cukup
5.
Jumlah Siswa
21
21
21
6.
Nilai rata – rata
6,5
7,9
8,1
Keterangan :
Berdasarkan hasil tabel diatas pembelajaran yangdilaksanakan sudah menunjukkan kemajuan, walaupun belum maksimal, pada dataawal nilai rata – rata  ( 6,5 ), SiklusI         ( 7,9 ), sedangkan padasiklus  II ( 8,1 )
Pada siklus I yang belum mencapai ketuntasan minimal 2orang siswa, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan  minimal adalah 19 orang siswa, dan siklus IIyang belum mencapai ketuntasan minimal adalah 1 orang siswa sedangkan yangtelah mencapai ketuntasan minimal adalah 20 orang siswa.  
Grafik Rekapitulasi Nilai IPA
4.2       Pembahasan
Dilihat dari hasil perbaikan dan hasil diskusi penulisdengan teman sejawat bahwa perbaikan pembelajaran yang dilaksanakan telahmenunjukkan kemajuan dan peningkatan demikian juga ketuntasan belajar siswasecara individu, dalam perbaikan pembelajaran siswa sudah menunjukkankeaktifannya dalam Tanya jawab serta diskusi dan dalam menyelesasikan tugasyang diberikan baik dalam pembelajaran IPS dan IPA.
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada mata pelajaranIPS dengan topik “ Lingkungan Alam  danBuatan “ dan mata pelajaran IPA dengan topik “ Menggolongkan Mahluk Hidup (Hewan )  penulis mengalami beberapakendala dalam melakukan penelitian dilapangan diantaranya memakan waktu yangcukup lama, sinkronisasi dengan teman sejawat sedikit terhambat dikarenakanketerbatasan ilmu tentang penelitian.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1       Kesimpulan
Dari hasil perbaikan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dan IlmuPengetahuan Alam telah dilaksanakan dan dapat diambil beberapa kesimpulansebagai berikut :
  1. Dengan memberikan motivasi dan menanamkan konsep Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan benar siswa mampu menumbuhkan kecintaan mereka terhadap lingkungan dan mahluk hidup
  2. Dengan memberikan penjelasan secara lisan dan berulang – ulang siswa lebih mengerti dalam mengerjakan latihan sehingga prestasi meningkat
  3. Proses pembelajaran akan sukses jika ditunjang oleh suasana kelas yang kondusif dan menyenangkan, apalagi dengan menggunakan metode yang bervariatif sesuai dengan kondisi dan situasi dimana siswa berada serta tetap memperhatikan bahasan yang menyenangkan.
  4. Minat siswa harus  ditumbuh kembangkan dengan berbagai teknik pembelajaran yang relevan.
5.2       Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan guru dalam meningkatkan kemampuansiswa dalam pembelajaran IPS dan IPA di Sekolah Dasar adalah :
  1. Memberikan metode pembelajaran yang bervariasi dan bermakna
  2. Memberikan motivasi kepada siswa dengan berbagai gambaran yang positif tentang manfaat ilmu yang dipelajarinya bagi kehidupan kelak
  3. Menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan
  4. Memberikan kesempatan kepada anak untuk menyampaikan pendapatnya
  5. Memberikan wawasan yang luas dalam memberikan materi dan diikuti oleh contoh – contoh yang kongkrit yang dekat dengan keseharian anak.
DAFTAR PUSTAKA
Narnherhyanto & HM Akib Hamid ( 2004 ). Statistik Dasar UTcetakan 8 : Jakarta.
Udin S Winata Putra. Dr, M.A, Dkk. ( 2002 ) Materi dab PembelajaranIPS SD Edisi ke satu. Jakarta: Universitas Terbuka.
Wardani IGK. ( 2005 ). Pemantapan Kemampauan Profesional.Universitas Terbuka.
Warsito Adnan. ( 2006 ). Buku Petunjuk Guru IPS. Solo : PT. TigaSerangkai Mandiri.
Warsiti Adnan ( 2006 ). Buku Pengetahuan Sosial 4. Solo : PT. TigaSerangkai Mandiri.
Winata Putra, H. Udin, S.Dkk. ( 2001 ). Strategi Belajar Mengajar . Jakarta : UnibersitasTerbuka.
Kurikulum KBK dan KTSP.
Lampiran I
Rencana PerbaikanPembelajaran ( RPP ) I
Lampiran 2
Lampiran 3
KESEDIAAN SEBAGAI TEMAN SEJAWAT
DALAM PENYELENGGARAAN PKP
Kepada
Kepala UPBJJ-UT Pekanbaru
Di
Pekanbaru
Yang bertanda tangan dibawah ini ,menerangkan bahwa :
Nama                           :
NIP                             :
Tempat Mengajar        : SD Negeri 019 Bangkinag
Alamat Sekolah           : Bangkinag kota
Telepon                       :
Menyatakan diri bersedia menjadi temansejawat untuk mendampingi dalam pelaksanaan PKP atas nama :
Nama                           : Desi Arisanti
NIM                            :816623894
Program studi              : S 1 PGSD
Tempat Mengajar        : SD Negeri 019 Bangkinang
Alamat Sekolah           : Bangkinang kota
Telepon                       :
Demikian pernyataan ini dibuat semoga dapatdipergunakan sebagaimana mestinya


Mengetahui
Kepala Sekolah
…………………………
        NIP.

 



Bangkiang,                         2010
Teman sejawat
…………………………
       NIP.

 

Lampiran 4
SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama                           :D esi Arisanti
NIM                            :816623894
UPBJJ – UT                :P ekanbaru
Menerangkan bahwa :
Nama                           :
Tempat mengajar         : SD Negeri 019 Bangkinang
Guru Kelas                  :III
Adalah temansejawat yang akan membantu dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran, yangmerupakan tugas mata kuliah PGSD 4412 Pemantapan Kemampuan Profesional         ( PKP )
Demikianlahpernyataan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan seperlunya.


Bangkiang,                         2010
Yang membuat pernyataan
Mahasiswa
DESI ARISANTI
NIM. 816623894

 



Menyetujui 
Teman Sejawat 
…………………………
        NIP.

 

Lampiran 5
Lembar Penilaian
Mata Pelajaran                        : IPS
Kelas                                       :III
Fokus Penilaian                       : Lingkungan Alam dan  Buatan
No
Nama Siswa
Nilai Persiklus
Rata – rata
Ket
Data Awal
Siklus I
Siklus II
1.
100
100
100
100
2.
80
100
100
93,3
3.
80
90
100
90,0
4.
80
90
90
86,6
5.
80
80
90
83,3
6.
80
80
80
80
7.
70
80
80
76,6
8.
70
80
80
76,6
9.
70
70
80
73,3
10.
70
70
80
73,3
11.
6
70
70
66,6
12.
60
70
70
66,6
13.
60
60
70
63,3
14.
60
60
70
63,3
15.
60
60
60
60,0
16.
60
60
60
60,0
17.
60
60
60
60,0
18.
60
60
60
60,0
19.
50
60
60
56,6
20.
50
50
60
53,3
21.
50
50
50
50,0
Jumlah
1410
1500
1570
Rata – rata
67,14
71,42
74,76


Bangkiang,                         2010
Teman sejawat
…………………………
       NIP.

 



Mengetahui
Kepala Sekolah
…………………………
        NIP.

 

Lampiran 6
Lembar Penilaian
Mata Pelajaran                        : IPA
Kelas                                       :III
Fokus Penilaian                       : Menggolongkan Mahluk Hidup ( Hewan )
No
Nama Siswa
Nilai Persiklus
Rata – rata
Ket
Data Awal
Siklus I
Siklus II
1.
100
100
100
100
2.
90
100
100
93,3
3.
80
90
100
90.0
4.
80
90
90
86,6
5.
80
90
90
83,3
6.
80
80
90
80
7.
70
80
90
76,6
8.
70
80
80
76,6
9.
70
70
80
73,3
10.
70
70
80
73,3
11.
60
70
70
66,6
12.
60
70
70
66,6
13.
60
70
70
63,3
14.
60
60
70
63,3
15.
60
60
70
60,0
16.
60
60
70
60,0
17.
60
60
60
60,0
18.
60
60
60
60,0
19.
50
60
60
56,6
20.
50
50
60
53,3
21.
50
50
50
50,0
Jumlah
1420
1520
1610
Rata – rata
67,61
72,38
76,66


Bangkiang,                         2010
Teman sejawat
…………………………
       NIP.

 



Mengetahui
Kepala Sekolah
…………………………
        NIP.

 

Lampiran
KARTU KONSULTASI MATA KULIAH PKP
S 1 UNIVERSITAS TERBUKA
POKJAR KAMPAR D
Nama               :D esi Arisanti             Masa Registrasi           :
NIM                :816623894                Supervisor                   : HUSNIL KHATIMAH, S.Pd.SD
No
Tanggal
Isi pertemuan / Diskusi
Lama Pertemuan / Diskusi
Tanda Tangan Supervisor
Topik :
Masalah :
Masukan Supervisor :
  
Sumber : PTK Mahasiswa UT Pokjar Kampar UBJJ Pekanbaru .

Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS adalah salah satu contoh Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Mata Kuliah PDGK 4501 Penerapan Metode Ceramah Pada Mapel IPA dan IPS dalam bentuk PDF secara gratis.

judul kerja praktek teknik lingkungan, contoh pengelolaan udara, contoh makalah apsi, contoh makalah graph, kumpulan lampiran pada makalah

Related Post Powered by G o o g l e :